HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dalam rangka memastikan pengelolaan dan penggunaan senjata api (senpi) sesuai prosedur, jajaran Bidpropam Polda Kalimantan Selatan melaksanakan pemeriksaan senpi organik di Polres Hulu Sungai Utara (HSU) dan polsek jajaran, Selasa (7/4/2026).
Kegiatan pemeriksaan yang dimulai sekitar pukul 14.10 WITA tersebut dipimpin oleh Kanit Hartib 1 Subbidprovos Bidpropam Polda Kalsel, AKP Erikson, bersama tim dari Subbidprovos dan Biro Logistik Polda Kalsel. Pemeriksaan dilakukan di depan ruang Baglogistik serta gudang penyimpanan senpi dan amunisi Polres HSU.
Pemeriksaan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Kapolda Kalsel Nomor: Sprin/252.3/IV/HUK.12.10./2026 tanggal 2 April 2026, sebagai bagian dari pengawasan internal guna menjamin tertib administrasi dan keamanan inventaris senjata api di lingkungan Polri.
Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pengecekan menyeluruh terhadap senpi panjang dan senpi genggam, termasuk jumlah, kondisi, serta distribusi penggunaannya. Data menunjukkan seluruh senjata api tercatat dengan baik, baik yang berada di gudang maupun yang dipinjam-pakaikan untuk kepentingan dinas.
Untuk senpi panjang, beberapa jenis yang diperiksa antara lain SS1-V1 kaliber 5.56, SB1-V2, hingga Mauser kaliber 7.62. Sementara itu, pada kategori senpi genggam, dilakukan pengecekan berbagai jenis revolver dan pistol, seperti revolver kaliber 38 serta pistol kaliber 9×19 mm.
Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya senpi genggam yang dipinjamkan secara perorangan kepada personel di luar ketentuan. Seluruh penggunaan senpi dinas dipastikan sesuai aturan dan dalam pengawasan.
Selain senjata api, tim juga memeriksa ketersediaan dan kondisi amunisi. Tercatat total amunisi yang dimiliki Polres HSU mencapai 35.664 butir, dengan 5.744 butir dalam kondisi siap pakai dan 29.920 butir dalam kondisi layak pakai. Tidak ditemukan amunisi dalam kondisi tidak layak.
Kapolres Hulu Sungai Utara menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas dalam penggunaan senjata api.
Pemeriksaan rutin seperti ini diharapkan mampu mencegah penyalahgunaan serta meningkatkan kedisiplinan personel di lapangan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Pemeriksaan ini juga menjadi bagian dari upaya Polres HSU dalam mendukung program Polri Presisi yang mengedepankan prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan.
Dengan adanya pengawasan ketat terhadap senpi dan amunisi, diharapkan keamanan internal serta kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri dapat terus terjaga.
(Agus)