Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Upaya mendukung program swasembada jagung terus dilakukan jajaran Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU). Pada Senin (17/8/2026), personel Polsek Banjang melaksanakan monitoring perkembangan tanaman jagung di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, Kabupaten HSU.
Monitoring tersebut dilakukan untuk memastikan perkembangan lahan pertanian binaan Polri sekaligus memperoleh gambaran kondisi tanaman menjelang masa panen.
Lahan yang dipantau merupakan milik Sadikin dengan luas mencapai 4 hektare atau sekitar 40.000 meter persegi. Lahan tersebut dikelola secara perorangan melalui Poktan Mandiri yang menjadi binaan Polri.
Berdasarkan hasil pemantauan pada pukul 11.30 Wita, tanaman jagung telah memasuki usia sekitar 99 hari setelah tanam. Jagung ditanam pada 12 Mei 2026 menggunakan benih Hibrida Bisi 18, dengan kebutuhan benih sekitar 100 kilogram atau 100 bungkus.
Tanaman yang dibudidayakan merupakan jenis jagung pakan. Saat dilakukan monitoring, pertumbuhan tanaman tercatat berada pada kisaran tinggi 2 meter hingga 2,10 meter. Dengan kondisi tersebut, masa panen diperkirakan berlangsung sekitar 10 Oktober 2026.
Dalam perawatan tanaman, petani menggunakan pupuk NPK 16.16.16 dan dolomit, serta herbisida Basmilang. Sementara proses pengolahan lahan dan kegiatan pertanian masih dilakukan secara manual.
Kegiatan monitoring dilaksanakan oleh tiga personel Polsek Banjang, yakni Aiptu Herry Sutanto, Aiptu Slamet Rianto, dan Aiptu Sukadi.
Selain memantau kondisi tanaman, kegiatan tersebut menjadi bagian dari sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan, khususnya pengembangan komoditas jagung di wilayah Kecamatan Banjang.
Jajaran Polsek Banjang memastikan kegiatan monitoring berlangsung aman dan lancar. Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Banjang selama kegiatan juga terpantau kondusif.
Melalui pemantauan secara berkala, diharapkan perkembangan lahan jagung dapat terus terjaga hingga memasuki masa panen, sekaligus memberikan kontribusi terhadap penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Hulu Sungai Utara.
(Agus)