Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program swasembada pangan nasional melalui kegiatan monitoring perkembangan tanaman jagung di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Rabu (8/7/2026).
Kegiatan yang dipimpin Plh. Kapolsek Banjang ini dilakukan untuk memastikan pertumbuhan tanaman jagung binaan Polri berjalan optimal sekaligus memberikan pendampingan kepada kelompok tani di wilayah hukum Polsek Banjang.
Monitoring dilakukan di lahan seluas 4 hektare milik Sadikin yang dikelola secara perorangan dan menjadi bagian dari Kelompok Tani (Poktan) Mandiri binaan Polri. Berdasarkan hasil pemantauan, tanaman jagung yang ditanam pada 12 Mei 2026 kini telah memasuki usia 58 hari dengan tinggi tanaman berkisar antara 2 hingga 2,1 meter.
Jagung yang dibudidayakan merupakan jenis jagung pakan menggunakan benih hibrida BISI 18 sebanyak 100 kilogram. Dalam proses budidaya, petani memanfaatkan pupuk NPK 16.16.16 dan dolomit, serta herbisida Basmilang untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Sementara pengolahan lahan masih dilakukan secara manual.
Dari hasil monitoring, kondisi tanaman dinilai tumbuh dengan baik dan diperkirakan akan memasuki masa panen pada 10 Oktober 2026. Keberhasilan pertumbuhan tanaman tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan produksi jagung sekaligus mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Kegiatan monitoring di lapangan dilaksanakan oleh Aipda Nasrullah, Aipda Robbi Utama, S.H., dan Briptu Zakir. Selain memantau perkembangan tanaman, personel juga berdialog dengan petani untuk mengetahui kondisi lahan serta kendala yang dihadapi selama masa budidaya.
Plh. Kapolsek Banjang menegaskan bahwa pendampingan kepada petani akan terus dilakukan sebagai bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah di sektor pertanian. Melalui sinergi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan produktivitas pertanian semakin meningkat sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan petani.
(Agus)