HSU, Bidik-kasusnews.com – Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui pendampingan dan monitoring lahan pertanian di wilayah pedesaan. Kali ini, personel Polsek Banjang melakukan pemantauan perkembangan tanaman jagung pada lahan swasembada pangan di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kamis (18/6/2026).
Kegiatan monitoring tersebut dilaksanakan oleh Aipda Herry S, Aipda Sukadi, dan Aipda Robby sebagai bagian dari upaya pengawasan sekaligus pendampingan terhadap kelompok tani binaan Polri dalam mendukung program swasembada jagung.
Kapolsek Banjang menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memastikan perkembangan tanaman jagung berjalan sesuai target, sekaligus memberikan motivasi kepada petani agar terus meningkatkan produktivitas pertanian.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, lahan jagung yang dikelola oleh Sadikin selaku pemilik lahan memiliki luas sekitar 4 hektare atau 40.000 meter persegi. Lahan tersebut tergabung dalam Kelompok Tani Mandiri yang merupakan binaan Polri di wilayah Kecamatan Banjang.
Tanaman jagung yang ditanam pada 12 Mei 2026 tersebut kini memasuki usia 38 hari dengan tinggi tanaman berkisar antara 42 hingga 55 sentimeter. Kondisi tanaman terpantau tumbuh dengan baik dan menunjukkan perkembangan yang cukup positif.
Petani menggunakan benih jagung hibrida Bisi 18 sebanyak 100 kilogram atau setara 100 bungkus untuk mendukung produktivitas lahan. Sementara untuk pemupukan digunakan pupuk NPK 16-16-16 serta dolomit guna menjaga kesuburan tanah. Pengendalian gulma dilakukan menggunakan herbisida Basmilang.
Seluruh proses budidaya masih dilakukan secara manual dengan memanfaatkan peralatan pertanian sederhana. Meski demikian, petani optimistis hasil panen dapat memenuhi target produksi yang diharapkan.
Jika tidak mengalami kendala cuaca maupun serangan hama, tanaman jagung pakan tersebut diperkirakan akan memasuki masa panen pada 10 Oktober 2026 mendatang.
Kapolsek Banjang menegaskan bahwa Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga aktif mendukung program pemerintah di sektor pertanian sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Monitoring ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program swasembada pangan. Kami berharap para petani terus semangat mengelola lahannya sehingga mampu meningkatkan hasil produksi dan mendukung ketahanan pangan daerah maupun nasional,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung aman, lancar, dan mendapat respons positif dari petani setempat. Kehadiran personel Polsek di tengah aktivitas pertanian diharapkan semakin memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mewujudkan Indonesia yang mandiri di bidang pangan.
Melalui pendampingan yang berkelanjutan, Polsek Banjang optimistis sektor pertanian, khususnya komoditas jagung, dapat menjadi salah satu pilar penting dalam mendukung program swasembada pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Hulu Sungai Utara.
(Agus)