Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Komitmen mendukung program swasembada pangan terus ditunjukkan jajaran Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), melalui kegiatan monitoring perkembangan tanaman jagung di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Minggu (21/6/2026).
Kegiatan pemantauan dilakukan sebagai bagian dari pendampingan terhadap kelompok tani binaan Polri guna memastikan pertumbuhan tanaman jagung berjalan optimal hingga masa panen. Monitoring lapangan dilaksanakan oleh personel Polsek Banjang yang secara rutin melakukan pengecekan kondisi lahan dan perkembangan tanaman.
Lahan yang dipantau merupakan milik Sadikin, anggota Kelompok Tani (Poktan) Mandiri yang menjadi salah satu kelompok tani binaan Polri di wilayah Kecamatan Banjang. Lahan seluas 4 hektare atau sekitar 40.000 meter persegi tersebut ditanami jagung pakan varietas hibrida Bisi 18 sejak 12 Mei 2026.
Berdasarkan hasil monitoring, tanaman jagung yang telah memasuki usia 41 hari menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik dengan tinggi rata-rata mencapai 45 hingga 55 sentimeter. Kondisi tersebut menjadi indikator positif bagi keberhasilan budidaya yang saat ini terus mendapatkan pendampingan dari berbagai pihak.
Dalam pengelolaannya, petani menggunakan sekitar 100 kilogram benih jagung hibrida Bisi 18 dengan dukungan pupuk NPK 16.16.16 dan dolomit untuk menjaga kesuburan tanah. Sementara pengendalian gulma dilakukan menggunakan herbisida Basmilang, dengan proses budidaya yang masih mengandalkan peralatan pertanian manual.
Personel yang melaksanakan kegiatan monitoring terdiri dari Aipda Herry S., Aipda Sukadi, dan Aipda Robby. Selain melakukan pengecekan kondisi tanaman, petugas juga berdialog langsung dengan petani guna mengetahui perkembangan tanaman serta kendala yang dihadapi selama masa pemeliharaan.
Kapolsek Banjang menyampaikan bahwa kegiatan monitoring merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus upaya memperkuat kemitraan dengan masyarakat, khususnya para petani di wilayah hukum Polsek Banjang.
“Dengan pendampingan dan monitoring yang berkelanjutan, diharapkan produktivitas pertanian dapat meningkat sehingga mampu mendukung program swasembada pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Jika kondisi pertumbuhan tetap stabil, tanaman jagung di lahan tersebut diperkirakan akan memasuki masa panen pada 10 Oktober 2026 mendatang.
Selama kegiatan berlangsung, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Banjang terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat diharapkan semakin memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan sektor pertanian dan ketahanan pangan daerah.
(Agus)