Bidik-kasusnews.com – Hulu Sungai Utara, Guna memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) berjalan lancar dan aman, jajaran Polres Hulu Sungai Utara bersama Polsek Amuntai Utara melaksanakan patroli dan monitoring di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), Jumat (15/5/2026).
Kegiatan ini merupakan langkah preventif kepolisian untuk mengawasi pendistribusian BBM subsidi maupun non-subsidi agar tetap tepat sasaran, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Hulu Sungai Utara.
Dua SPBU yang menjadi fokus pengamanan adalah SPBU Tayur dan SPBU Pekapuran. Di SPBU Tayur, pengamanan dipimpin oleh Ipda Ngatiman, S.H., bersama personel yang bertugas memantau aktivitas distribusi dan antrean kendaraan.
Berdasarkan hasil pengecekan, stok BBM di SPBU Tayur tercatat sebanyak 7.300 liter Pertalite dan 4.800 liter Pertamax, sedangkan Biosolar tidak tersedia.
Sementara itu, di SPBU Pekapuran, personel Polsek Amuntai Utara juga melakukan pemantauan langsung terhadap proses penyaluran BBM. Ketersediaan bahan bakar di lokasi tersebut terpantau cukup, dengan stok 16.000 liter Pertalite dan 1.950 liter Pertamax.
Kapolsek Amuntai Utara menegaskan bahwa pengawasan rutin di SPBU dilakukan untuk mencegah potensi penyalahgunaan distribusi BBM serta memastikan masyarakat dapat memperoleh bahan bakar dengan tertib dan aman.
Dari hasil patroli hingga laporan disampaikan, seluruh aktivitas di kedua SPBU berlangsung normal. Tidak ditemukan gangguan keamanan maupun antrean yang berpotensi menghambat pelayanan kepada masyarakat.
Dengan pengamanan yang konsisten, Polres Hulu Sungai Utara berharap distribusi BBM di wilayah Amuntai Utara tetap terkendali, sehingga kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi tanpa kendala.
(Agus)