Bidik-kasusnews.com, Hulu Sungai Utara – Polres Hulu Sungai Utara mengintensifkan patroli cipta kondisi pada Kamis (14/5/2026) untuk memastikan keamanan selama peringatan Hari Kenaikan Yesus Kristus 2026. Kegiatan ini juga mencakup monitoring di Candi Agung dan SPBU Tayur. Patroli dimulai sejak pukul 09.00 WITA dan dipimpin oleh Iptu Marwan S., S.H. selaku Perwira Pengawas (Pawas), didampingi Aiptu Lerry dari Unit Pamapta III serta personel yang terlibat berdasarkan surat perintah tugas. Kegiatan difokuskan pada tiga sasaran utama, yakni gereja dan tempat ibadah umat Kristiani, kawasan wisata Candi Agung, serta SPBU Tayur di Kecamatan Amuntai Utara. Dalam pelaksanaannya, personel melakukan patroli dan pengamanan di sejumlah gereja untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang menjalankan ibadah Kenaikan Yesus Kristus. Petugas juga menyampaikan imbauan kamtibmas agar warga tetap menjaga ketertiban dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan. Di kawasan Candi Agung, personel melaksanakan patroli dialogis, memantau situasi, serta membantu pengaturan arus pengunjung guna mengantisipasi tindak kriminalitas, kemacetan, dan gangguan ketertiban lainnya. Sementara itu, di SPBU Tayur, petugas melakukan monitoring untuk memastikan distribusi BBM, termasuk BBM bersubsidi, berlangsung tertib, aman, dan tepat sasaran, sekaligus mencegah antrean panjang maupun potensi penyalahgunaan. Selama kegiatan berlangsung, situasi di seluruh lokasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan gangguan kamtibmas yang menonjol, dan kehadiran personel kepolisian mendapat apresiasi positif dari masyarakat. Secara umum, kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Hulu Sungai Utara tetap terkendali. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan serta memberikan pelayanan terbaik. (Agus)

Bidik-kasusnews.com, Lampung – Dengan personel terbatas hanya satu orang TNI, Babinsa Kelurahan Jagabaya III, Sertu Sugiyanto dari Koramil 410-04/TKT, menunjukkan dedikasi luar biasa dalam melaksanakan pengamanan ibadah peringatan Kenaikan Yesus Kristus di Gereja Bethel Indonesia (GBI) Villa Citra, Kecamatan Way Halim, Kota Bandar Lampung, Kamis (14/5/2026). Meski hanya bertugas sendirian mewakili unsur TNI, Sertu Sugiyanto berhasil berkoordinasi dengan tujuh personel dari para terkait untuk mengamankan dua sesi ibadah yang dihadiri total 495 jemaat. Ibadah dipimpin oleh Pendeta Dr. Hengky Andrean, M.Th., dengan tema yang diangkat dari Kisah Para Rasul 1:9: “Terangkatlah Ia disaksikan oleh mereka, dan awan menutup-Nya dari pandangan mereka.” Babinsa memulai tugas sejak pukul 07.30 WIB untuk sesi pertama yang dihadiri 245 jemaat, kemudian sesi kedua pukul 10.00 WIB dengan 250 jemaat. Meskipun jumlah jemaat cukup besar, terutama pada sesi kedua, suasana ibadah berlangsung khidmat, tertib, dan aman hingga selesai pada pukul 12.15 WIB. “Meskipun hanya sendiri dari TNI, saya tidak merasa sendiri karena ada rekan-rekan dari para terkait yang solid. Kami bergerak bersama melakukan pengecekan area gereja, pengaturan parkir, hingga pengamanan arus lalu lintas di sekitar Perum Villa Citra. Yang terpenting, jemaat merasa aman dan nyaman,” ujar Sertu Sugiyanto usai kegiatan. Pendeta Dr. Hengky Andrean menyampaikan apresiasi tinggi atas kehadiran Babinsa dan seluruh petugas gabungan. “Kami sangat bersyukur. GBI Villa Citra dikunjungi hampir 500 jemaat, namun berkat pengamanan yang profesional dari Pak Sertu dan tim, semuanya berjalan lancar. Tidak ada rasa khawatir sedikit pun. Ini bentuk cinta tanah air yang nyata,” ungkapnya. Pengamanan yang dilakukan mencakup patroli keliling lingkungan gereja, pengecekan titik rawan, serta pengaturan kedatangan dan kepulangan jemaat agar tidak terjadi kepadatan. Berkat koordinasi yang baik antara Babinsa dan para terkait, tidak ditemukan gangguan keamanan apapun selama dua sesi ibadah berlangsung. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa sinergi TNI dengan aparat terkait mampu memberikan rasa aman kepada umat beragama, bahkan dengan rasio personel yang timpang sekalipun. Satu Babinsa yang profesional dan penuh semangat ternyata cukup untuk menjadi garda terdepan pengamanan ibadah bagi ratusan jemaat. Danramil 410-04/TKT melalui Ba Jaga menyampaikan apresiasi kepada Sertu Sugiyanto atas ketangguhannya dalam menjalankan tugas. “Meskipun hanya satu orang, beliau tetap semangat, pantang menyerah, dan selalu gembira dalam tugas. Itulah jiwa kewiraan yang sesungguhnya,” pungkasnya. Dengan selesainya seluruh rangkaian ibadah dalam keadaan aman dan tertib, Sertu Sugiyanto bersama para petugas gabungan kembali ke kesatuan masing-masing setelah melaporkan hasil kegiatan melalui jalur komando. (Agus)

Bidik-kasusnews.com – Lampung – Di tengah kesibukan umat Kristiani merayakan Kenaikan Yesus Kristus, seorang Babinsa dari Koramil 410-06/Kdt, Kopka Ferdi Sopyansah, dengan penuh dedikasi melaksanakan tugas pengamanan dan pemantauan di Gereja Kristen Protestan Angkola (GKPA), Jalan Sukarno Hatta Gang Angkola, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung, Kamis (14/5/2026). Meskipun hanya mengandalkan satu personel TNI, Babinsa tersebut tetap sigap berkoordinasi dengan tiga personel dari para terkait untuk memastikan ibadah berjalan aman, tertib, dan khidmat. Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB ini dipimpin oleh Pendeta Mannaria Lubis, S.Th., dengan tema “Naiknya Yesus Kristus ke Surga dan Awal Penggenapan Janji Roh Kudus” dan dihadiri sekitar 40 jemaat. Tujuan utama pengamanan ini, sebagaimana disampaikan dalam laporan resmi, adalah memberikan rasa aman kepada umat Kristiani dalam menjalankan ibadah. Babinsa tidak hanya bertugas di lokasi, tetapi juga aktif memantau situasi sekitar gereja, mengatur arus lalu lintas di gang sempit, serta menjalin komunikasi dengan pengurus gereja dan warga sekitar. “Meskipun personel terbatas, kami tidak pernah setengah-setengah dalam memberikan pelayanan pengamanan. Satu Babinsa bersama rekan-rekan dari para terkait sudah cukup untuk menjamin kelancaran ibadah di GKPA. Yang terpenting, jemaat merasa tenang dan fokus beribadah,” ujar Kopka Ferdi Sopyansah di sela-sela tugasnya. Pendeta Mannaria Lubis menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran Babinsa dan para petugas gabungan. “Kami sangat bersyukur. Gereja yang berada di gang kecil sekalipun tetap diperhatikan oleh TNI dan aparat terkait. Ini bukti nyata negara hadir untuk melindungi seluruh umat beragama tanpa terkecuali,” ungkapnya setelah kebaktian usai. Sepanjang pelaksanaan ibadah, tidak terjadi gangguan keamanan atau hal-hal yang dapat mengganggu kekhidmatan jemaat. Situasi lalu lintas di Jalan Sukarno Hatta dan Gang Angkola juga terpantau lancar berkat pengaturan bersama antara Babinsa dan para terkait. Tepat pukul 11.30 WIB, rangkaian ibadah perayaan Kenaikan Yesus Kristus dinyatakan selesai dalam keadaan aman dan tertib. Seluruh jemaat meninggalkan lokasi dengan damai. Kopka Ferdi Sopyansah beserta para petugas gabungan kemudian kembali ke kesatuannya masing-masing setelah melaporkan hasil kegiatan melalui jalur komando. Kegiatan ini menjadi contoh nyata bahwa pengamanan tempat ibadah tidak selalu membutuhkan pasukan besar. Dengan satu Babinsa yang profesional dan semangat kebersamaan bersama para terkait, rasa aman bagi masyarakat tetap dapat terwujud. (Agus)

Bidik-kasusnews.com – Bandar Lampung  Dalam rangka memastikan keamanan dan kenyamanan umat Kristiani yang melaksanakan ibadah peringatan Kenaikan Isa Almasih Tahun 2026, personel Babinsa dari Koramil 410-04/TKT bersama para terkait serta unsur masyarakat melaksanakan pengamanan ketat di Gereja Kristus, Perum Bumi Asri Blok O, Kelurahan Bumi Kedamaian, Kecamatan Kedamaian, Kota Bandar Lampung, Kamis (14/5/2026). Kegiatan ibadah yang dipimpin oleh Pendeta Riswan Pangaribuan dengan tema “Kristus ditinggalkan, Gereja dikuatkan” dihadiri sekitar 220 jemaat. Sejak pukul 09.00 WIB hingga selesai pukul 12.00 WIB, suasana ibadah berlangsung khidmat, tertib, dan aman. Dalam pengamanan tersebut, Babinsa menurunkan 2 personel yang berkoordinasi dengan 5 personel dari para terkait, serta dibantu oleh Ketua RT dan unsur Linmas setempat. Kehadiran aparat gabungan disambut baik oleh jemaat dan pengurus gereja. Babinsa tidak hanya bertugas mengamankan lokasi, tetapi juga menjalin komunikasi yang humanis dengan warga sekitar dan panitia gereja. “Kami mengerahkan personel terbaik untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi jemaat yang beribadah. Sinergi TNI dan para terkait serta peran aktif Linmas menjadi kunci suksesnya pengamanan ini,” ujar Sertu Andika, salah satu Babinsa yang bertugas di lokasi. Pengamanan mencakup pengaturan lalu lintas di sekitar gereja, pengecekan area parkir, serta patroli keliling untuk mengantisipasi gangguan keamanan. Hasilnya, hingga usai kegiatan tidak ditemukan kejadian menonjol. Seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar tanpa hambatan. Ketua RT setempat, Bapak Sugianto, mengapresiasi kesiapsiagaan Babinsa dan para terkait lainnya. “Kami sangat terbantu. Kehadiran bapak-bapak TNI dan rekan-rekan dari para terkait membuat warga dan jemaat merasa tenang dalam beribadah,” ungkapnya. Kegiatan pengamanan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kebebasan beribadah dan kerukunan umat beragama di wilayah Kodim 0410/KBL. Dandim 0410/KBL melalui jajarannya menyampaikan agar seluruh anggota tetap semangat, pantang menyerah, dan selalu gembira dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat. “Kami akan terus hadir di tengah masyarakat untuk menjaga stabilitas keamanan, khususnya pada momen-momen keagamaan yang membutuhkan pengamanan ekstra,” tambah Danramil 410-04/TKT. Dengan berakhirnya ibadah dalam keadaan aman dan tertib, Babinsa bersama para terkait kembali ke kesatuan masing-masing setelah terlebih dahulu melaporkan hasil kegiatan kepada Komando Atas. (Agus)      

JATENG:Bidik-kasusnews.com Penyidikan kasus dugaan korupsi di Kabupaten Tulungagung masih terus berlanjut. Komisi Pemberantasan Korupsi resmi memperpanjang masa penahanan Bupati nonaktif Gatut Sunu Wibowo beserta ajudannya selama 40 hari ke depan.   Langkah tersebut diambil karena penyidik masih mendalami dugaan pemerasan terhadap sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung. KPK menilai proses penyidikan belum selesai dan masih membutuhkan tambahan pemeriksaan serta penguatan alat bukti.   Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, penyidik saat ini masih fokus melengkapi berkas perkara dari hasil pemeriksaan tersangka, saksi, maupun barang bukti hasil penggeledahan. Selain itu, KPK juga masih menganalisis sejumlah barang bukti elektronik berupa telepon seluler milik pejabat daerah yang sebelumnya diamankan penyidik. Barang bukti tersebut diduga berkaitan dengan komunikasi dalam praktik pemerasan yang tengah diusut,ungkap Budi dalam keterangan kepada Bidik-kasusnews via WhatsApp 14/5/2026.   Dalam perkara ini, Gatut Sunu Wibowo diduga melakukan tekanan terhadap kepala OPD dengan menggunakan surat pengunduran diri jabatan sebagai alat untuk meminta setoran uang.   Penyidik menduga total permintaan uang mencapai Rp5 miliar, sementara dana yang telah terkumpul diperkirakan sekitar Rp2,7 miliar.   Tak hanya menelusuri dugaan pemerasan, KPK juga mendalami penggunaan uang hasil korupsi yang diduga dipakai untuk berbagai kepentingan pribadi maupun operasional. Di antaranya untuk tunjangan hari raya, pembelian barang bermerek, biaya pengobatan, jamuan pejabat, hingga perjalanan dinas.   Sebelumnya, tim penyidik KPK telah melakukan penggeledahan di sejumlah kantor dinas, rumah dinas, serta rumah pribadi tersangka. Dari operasi tersebut, penyidik menyita uang tunai sekitar Rp428 juta, berbagai dokumen, dan sejumlah barang mewah yang diduga terkait dengan perkara korupsi tersebut.   KPK memastikan proses penyidikan akan terus dikembangkan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kasus yang menjadi sorotan publik tersebut.(Wely)

Cirebon Kota,BIDIK-KASUSNEWS.COM,.Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas I Cirebon, Jonson Manurung dan jajaran melaksanakan kunjungan silaturahmi dan koordinasi ke Polres Cirebon Kota dalam rangka meningkatkan sinergitas antar aparat penegak hukum di wilayah Kota Cirebon. Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar dengan suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi. Dalam pertemuan tersebut, kedua instansi membahas penguatan kerja sama di bidang keamanan, pembinaan warga binaan, pertukaran informasi, serta dukungan pelaksanaan tugas pemasyarakatan dan penegakan hukum. Kepala Rutan Cirebon menyampaikan bahwa sinergi yang baik antar lembaga menjadi kunci dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif. Melalui kunjungan ini diharapkan hubungan koordinasi antara Rutan Cirebon dan Polres Cirebon Kota semakin erat, sehingga mampu mendukung pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat secara optimal, profesional, dan humanis. (Asep Rusliman)

Indramayu,BIDIK-KASUSNEWS.COM,.Polres Indramayu menggelar upacara kenaikan pangkat, dan pengukuhan pejabat utama (PJU), serta serah terima jabatan (Sertijab) Kapolsek Haurgeulis. Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Apel Polres Indramayu yang dipimpin langsung Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang, Rabu pagi (13/5/2026). Pada upacara tersebut, satu personel Tedy Ramli Sacawijaya jabatan BA Unit Pam Obvit Sat Samapta menerima kenaikan pangkat penghargaan setingkat lebih tinggi menjadi Ipda Pengabdian. Selain itu, dilaksanakan pula pengukuhan jabatan Kabag Log Polres Indramayu kepada AKP Cartono dan jabatan Ps Kasat Binmas kepada Iptu Tasim. Bahkan momen penting lainnya adalah Sertijab Kapolsek Haurgeulis semula AKP Maman Kusmanto kini dijabat AKP Saefullah Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang dalam amanatnya menyampaikan, rotasi dan kenaikan pangkat merupakan bagian dari kebutuhan organisasi Polri demi regenerasi dan keberlangsungan visi-misi institusi ke depan. “Kenaikan pangkat pengabdian diberikan kepada rekan-rekan yang dinilai berprestasi, memiliki dedikasi, loyalitas, dan kinerja yang baik. Dan diharapkan menjadi teladan bagi personel lainnya,” ujar Fajar Gemilang. Fajar juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada AKP Maman Kusmanto atas kontribusi nyatanya selama menjabat sebagai Kapolsek Haurgeulis. (Asep Rusliman)

MAJALENGKA,BIDIK-KASUSNEWS.COM,.Bupati Majalengka, Eman Suherman, resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka, Rabu (13/5/2026). Pelantikan tersebut dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan di sejumlah perangkat daerah yang ditinggalkan pejabat sebelumnya karena memasuki masa pensiun. Acara pengambilan sumpah jabatan berlangsung di Aula BKPSDM Kabupaten Majalengka dan dihadiri Wakil Bupati Majalengka, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, Kepala BKPSDM, para kepala OPD, para camat, serta tamu undangan lainnya. Adapun pejabat yang dilantik yakni Yayan Sumantri, yang sebelumnya menjabat Kepala Bapedalitbang, kini dipercaya mengemban amanah sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) menggantikan Lalan Suherlan yang telah memasuki masa purna tugas. Posisi Kepala Bapedalitbang selanjutnya dijabat Arif Daryana, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (DisnakerKUKM). Sementara jabatan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) kini dipercayakan kepada Iwan Dirwan, yang sebelumnya menjabat Asisten Daerah III Setda Majalengka. Dalam sambutannya, Bupati Eman Suherman menegaskan bahwa rotasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi pemerintahan guna meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat serta penyegaran birokrasi. Menurutnya, jabatan yang diberikan bukan sekadar penghargaan, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, loyalitas, dan integritas. “Pelantikan hari ini merupakan kebutuhan organisasi dalam rangka menjaga kesinambungan roda pemerintahan dan pelayanan publik. Saya berharap pejabat yang dilantik dapat langsung bekerja, cepat beradaptasi, dan mampu menghadirkan inovasi di perangkat daerah masing-masing,” ujar Bupati. Mutasi kali ini merupakan hasil perdana dari mekanisme Manajemen Talenta yang telah diluncurkan pada Desember 2025 lalu. Bupati juga menekankan pentingnya profesionalisme aparatur sipil negara di tengah tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks. Ia meminta seluruh pejabat untuk memperkuat koordinasi lintas OPD, menjaga kekompakan, serta bekerja berdasarkan target dan capaian yang terukur. Khusus kepada pejabat yang baru dilantik, Eman meminta agar mampu menjaga kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang cepat, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan warga. “Jabatan itu amanah. Jangan hanya mengejar posisi, tapi tunjukkan kinerja nyata. Masyarakat menunggu kerja cepat dan solusi konkret dari pemerintah,” tegasnya. Khusus kepada Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Bupati menginstruksikan untuk memastikan setiap rupiah APBD dikelola dengan prinsip efisiensi dan transparansi. Selain itu, Bupati juga mengingatkan seluruh ASN untuk menjaga disiplin, etika birokrasi, serta mengedepankan semangat melayani masyarakat dibanding dilayani. Pelantikan berlangsung khidmat dan ditutup dengan pemberian ucapan selamat dari Bupati, Wakil Bupati, Forkopimda, serta seluruh tamu undangan kepada para pejabat yang baru dilantik. (Asep Rusliman)

MAJALENGKA,BIDIK-KASUSNEWS.COM,. Jajaran Komisi III DPRD Majalengka melakukan kunjungan kerja ke Dinas Lingkungan Hidup guna melihat secara langsung kondisi kantor dan alat alat yang dimiliki Dinas LH. ‘Hari ini kami dari Komisi III DPRD Majalengka berkunjung ke Dinas Lingkungan Hidup (LH) yang beralamat di Jalan Gerakan Koperasi Nomor 38 Majalengka Wetan,” kata Ketua Komisi III DPRD Majalengka, Iing Misbahuddin kepada media, Rabu (13/05/26). Dikatakan Iing atas kunjungan kerja Komisi III ini, yang pertama tentu silaturahmi, karena Dinas LH adalah salah satu mitra penting dari Komisi III DPRD Majalengka yang mana menangani Lingkungan Hidup di Kabupaten Majalengka. Kemudian, yang kedua, ingin mengetahui seberapa siap Dinas LH mengawal pembangunan di Majalengka khusunya di bidang LH. “Ada beberapa hal yang ditangani terkait sampah, terkait lingkungan hidup itu sendiri, lalu taman, terkait limbah dan lain senagainya. Dan kami dari Komisi IiI DPRD ingin melihat cek kangsung ke Dinas LH terkait kesiapan LH dalam mengawal pembangunan khususnya bidang Lingkungan Hidup, ” papar Iing. Masih kata Iing, disini kami lihat, kami cek alat alat yang dimiliki Dinas LH, ada truk sampah ada peralatan lab juga yang sampai sekarang masih belum berfungsi. “Walau alat berat ada di Heuleut atau TPA dan kita lihat kondisi kantor dan worshop yang kemarin di tahun anggaran sudah bisa melaksanakan karena sebelumnya belum ada anggaran. Kita apresiasi meskipun masih sedikit, mudah mudahan ke depan ada perhatian yang serius dari pemerintah untuk memperhatikan Dinas LH ini. Kenapa ? Ya LH ini penting buat kita dan tidak bisa disepelekan, ” tukasnya. Ditambahkannya, harapan dari Komisi III DPRD Majalengka, kalau di kantor kita mendapat laporan lisan dan tulisan, kami hari ini melihat langsung kondisinya, kami dari Komisi III bisa terus mensupport supaya Dinas LH ini bisa lebih berdaya, punya kekuatan untuk sama sama membangun Majalengka dimana Majalengka ingin Langkung Sae harus betul betul.diupayakan. Sementara itu Kepala Dinas LH Kabupaten Majalengka, Wawan Sarwanto mengatakan bahwa armada truk pengangkut sampah yang dimiliki Dinas LH ini dari 13 unit yang berfungsi ada 11 unit, yang rusak berat ada 4 unit. “Kami bersama Komisi III DPRD Majalengka ingin sama sama mencari bantuan anggaran karena APBD juga minim untuk pengadaan kendaraan sampah termasuk untuk kendaraan taman, karena kendaraan air untuk taman cuma ada satu akan tetapu tadi kita akan sama sama fokus kepada penanganan sampah termasuk yang di TPA Heuleut,” papar Wawan. (Asep Rusliman)

INDRAMAYU,BIDIK-KASUSNEWS.COM,.Kabupaten Indramayu kembali menunjukkan perannya sebagai salah satu lumbung pangan nasional. Salah satu langkah mempertahankan predikat itu dengan melakukan gerakan Tanam Perdana Program PM-AAS (Pertanian Modern – Advanced Agriculture System) seluas 100 hektare yang dilakukan di Blok Suket Baju, Desa Plosokerep, Kecamatan Terisi, Rabu (13/5/26). ‎ ‎Program tersebut terdiri dari 70 hektare lahan Oplah (Optimalisasi Lahan) dan 30 hektare lahan reguler. Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan produksi pertanian, memaksimalkan pemanfaatan lahan, serta memperkuat ketahanan pangan nasional. ‎ ‎Sekretaris Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kementerian Pertanian, Husnain mengatakan, PM-AAS merupakan sistem budidaya padi modern yang diadopsi dari Arkansas, Amerika Serikat. Program ini menjadi pilot project nasional yang dilaksanakan di 14 provinsi di Indonesia, termasuk Kabupaten Indramayu yang menjadi salah satu lokasi utama di Jawa Barat selain Kabupaten Subang. ‎ ‎Menurut Husnain, Program PM-AAS menerapkan teknologi modern pertanian melalui mekanisasi alat, efisiensi penggunaan pupuk dan air, serta pola tanam rapat untuk meningkatkan hasil produksi. Selain itu, penggunaan benih, pupuk, dan pengendalian hama juga harus diperhatikan sejak awal. ‎ ‎“Kita targetkan hasil panen bisa mencapai 10 ton per hektare. Kabupaten Indramayu memiliki luasan lahan sawah terbesar di Indonesia sehingga diharapkan dapat menjadi andalan pertanian nasional,” katanya. ‎ ‎Sementara itu, Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jawa Barat, Dr. Detia Tri Yunandar menjelaskan, total lahan PM-AAS di Desa Plosokerep mencapai 100 hektare yang dibagi ke dalam empat titik kegiatan. ‎ ‎“Untuk 30 hektare lahan reguler dibagi menjadi tiga aktivitas, yaitu 5 hektare kegiatan tanam, kemudian di bagian utara dilakukan penyemprotan herbisida menggunakan drone sprayer, dan 20 hektare lainnya masih dalam proses pengolahan lahan,” jelasnya. ‎ ‎Dr. Detia mengatakan, program ini melibatkan 83 anggota kelompok tani yang tergabung dalam 10 poktan dan satu brigade pangan. Menurutnya, Indramayu menjadi satu-satunya lokasi PM-AAS yang melibatkan brigade pangan secara langsung. ‎ ‎Sementara itu, Bupati Indramayu Lucky Hakim menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian dan semua pihak atas berbagai bantuan serta dukungan yang diberikan kepada Kabupaten Indramayu. Menurutnya, pertanian di Indramayu sudah menjadi budaya dan bagian dari denyut kehidupan masyarakat Indramayu.  Dengan luas sawah yang mencapai hampir 125 ribu hektare, tidak salah bila predikat lumbung padi nasional menjadi milik Indramayu. ‎Terkait dengan program PM-AAS, Bupati Lucky menyatakan, program ini membantu petani supaya tidak terlalu capek. “Proses tanam menjadi lebih cepat dan efisien. Kalau kita tidak melakukan modernisasi, pertanian kita bisa stagnan,” ujarnya. ‎ ‎Bupati Lucky juga menegaskan, Pemerintah Kabupaten Indramayu siap mendukung penuh modernisasi pertanian dan meminta seluruh kelompok tani menjaga bantuan yang diberikan dengan baik. ‎ ‎Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan pupuk petroganik secara simbolis dari PT. Pupuk Indonesia kepada Bupati Indramayu Lucky Hakim. Selain itu, Kementerian Pertanian turut memberikan bantuan benih, pupuk, alsintan, serta 100 unit pompa air untuk mendukung program PM-AAS. ‎ ‎Tanam perdana dilakukan bersama para petani, kelompok tani, brigade pangan, pemerintah daerah, Kementerian Pertanian, hingga berbagai stakeholder pertanian lainnya. Semangat kolaborasi terus dibangun untuk menciptakan pertanian yang lebih maju, efisien, dan berkelanjutan. ‎ ‎Melalui program PM-AAS, Kabupaten Indramayu terus bergerak mendukung swasembada pangan nasional sekaligus membawa pertanian menuju era yang lebih modern dan berdaya saing. ‎(Asep Rusliman)