HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Jajaran Polsek Amuntai Utara terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir dengan melakukan monitoring debit air di wilayah hukumnya, Kamis (8/1/2026).
Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi menyusul terpantau adanya kenaikan debit air di sejumlah titik.
Monitoring debit air dilaksanakan sekitar pukul 10.30 WITA oleh personel Polsek Amuntai Utara dengan menyasar fasilitas umum, permukiman warga, serta pintu air yang menjadi indikator utama kondisi perairan di wilayah tersebut.
Berdasarkan hasil pemantauan, sejumlah ruas jalan di Kecamatan Amuntai Utara terpantau mengalami genangan air dengan kedalaman bervariasi. Di antaranya Jalan Rakha Desa Pamintangan sepanjang sekitar 30 meter dengan ketinggian air 0–3 sentimeter, Jalan Rakha Desa Pakapuran sepanjang 100 meter dengan kedalaman 0–7 sentimeter, serta Jalan Amuntai–Tanjung di Desa Panangkalaan dan Panangkalaan Hulu dengan genangan hingga 3 sentimeter.
Sementara itu, fasilitas umum lainnya seperti lapangan, taman, sekolah, tempat ibadah, sarana kesehatan, serta gedung pemerintahan dilaporkan dalam kondisi aman dan tidak terdampak genangan.
Untuk permukiman warga, genangan air terpantau di sejumlah desa baik di wilayah Kecamatan Amuntai Utara maupun Kecamatan Haur Gading. Di Kecamatan Amuntai Utara, genangan tercatat di Desa Pakapuran, Panangkalaan, Panangkalaan Hulu, Sungai Turak, dan Sungai Turak Dalam dengan total puluhan rumah terdampak ringan.
Sedangkan di Kecamatan Haur Gading, beberapa rumah warga di Desa Waringin, Keramat, Pulantani, Jingan Bujur, Bayur, dan Palimbangan turut terdampak.
Kapolsek Amuntai Utara melalui keterangannya menyampaikan bahwa hasil pemantauan menunjukkan debit air di Pintu Air Desa Muara Baruh mengalami kenaikan sekitar 2 sentimeter, dari sebelumnya 175 sentimeter menjadi 177 sentimeter. Meski kenaikan masih tergolong terkendali, kondisi ini tetap menjadi perhatian serius pihak kepolisian.
“Kami akan terus melakukan pemantauan debit air secara rutin setiap hari. Apabila terjadi perkembangan signifikan, akan segera kami laporkan dan lakukan langkah-langkah antisipatif bersama pihak terkait,” ujarnya.
Monitoring dilakukan oleh personel Brigpol Erri Dian Saputra dan Brigpol Taufikurrachman, sebagai bentuk kehadiran Polri dalam memberikan rasa aman dan memastikan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.
Polsek Amuntai Utara juga mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah rawan genangan, agar tetap waspada dan segera melaporkan apabila terjadi peningkatan debit air atau kondisi darurat lainnya.
(Agus)
