Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Jajaran Polsek Amuntai Tengah, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan monitoring perkembangan swasembada jagung di wilayah Kecamatan Amuntai Tengah.
Kegiatan pemantauan yang dilaksanakan di Desa Palampitan Hilir, Kabupaten Hulu Sungai Utara, tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi lahan pertanian jagung sekaligus memastikan keberlanjutan program swasembada pangan yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.
Monitoring lapangan dilakukan oleh personel Polsek Amuntai Tengah yang terdiri dari AIPTU Eko Yuli Setyawan, BRIPKA Roy Hermawan, BRIGPOL M. Fajar Adha, BRIGPOL Juliansyah, dan BRIPDA M. Zainal Hilmi. Dengan dukungan kendaraan patroli dan sarana komunikasi lapangan, petugas menyusuri sejumlah area pertanian milik warga untuk mengevaluasi perkembangan tanaman dan kesiapan lahan tanam.
Dari hasil pemantauan, petugas menemukan sebagian besar lahan pertanian yang direncanakan untuk budidaya jagung masih berada dalam kondisi tergenang air. Tingginya debit air yang masih bertahan di kawasan tersebut menyebabkan sejumlah lahan belum dapat diolah secara optimal untuk kegiatan penanaman.
Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi para petani dalam mendukung program peningkatan produksi jagung sebagai komoditas strategis yang berperan penting dalam pemenuhan kebutuhan pangan dan pakan ternak.
Meski menghadapi kendala genangan air, Polsek Amuntai Tengah memastikan akan terus melakukan pemantauan secara berkala terhadap perkembangan kondisi lahan. Langkah ini dilakukan untuk memperoleh data aktual di lapangan yang nantinya dapat menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan dalam menentukan strategi pengembangan sektor pertanian di wilayah tersebut.
Kapolsek Amuntai Tengah menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan monitoring ketahanan pangan merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional, sekaligus mendampingi masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan di sektor pertanian.
“Pemantauan ini penting untuk mengetahui kondisi riil lahan pertanian serta memastikan program swasembada jagung tetap berjalan sesuai harapan. Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait dan masyarakat guna mendukung ketahanan pangan di daerah,” ujarnya.
Selain melakukan pemantauan, personel juga berdialog dengan warga dan petani setempat guna menyerap informasi terkait kondisi pertanian serta kendala yang dihadapi di lapangan.
Secara keseluruhan, kegiatan monitoring berlangsung aman, lancar, dan kondusif. Kehadiran personel Polri di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan dukungan moral sekaligus memperkuat sinergi dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Melalui kegiatan ini, Polres Hulu Sungai Utara menegaskan komitmennya untuk terus mendukung sektor pertanian sebagai salah satu pilar penting dalam menjaga stabilitas pangan dan kesejahteraan masyarakat.
(Agus)