Bidik-kasusnews.com, Hulu Sungai Utara – Polres Hulu Sungai Utara bersama jajaran terus memperkuat pengawasan terhadap distribusi bahan bakar minyak (BBM) dengan melaksanakan patroli dan monitoring di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah hukumnya, Kamis (14/5/2026).
Kegiatan ini melibatkan personel Polres Hulu Sungai Utara dan Polsek Amuntai Utara sebagai upaya memastikan pasokan BBM tetap tersedia serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap terjaga.
Dua lokasi utama yang menjadi fokus pengamanan adalah SPBU Tayur dan SPBU Pekapuran.
Stok BBM di SPBU Tayur
Di SPBU Tayur, lima personel ditugaskan untuk melakukan pengamanan dan monitoring. Berdasarkan hasil pengecekan, stok BBM yang tersedia meliputi:
Bio Solar: 16.000 liter
Pertamax: 6.000 liter
Pertalite: kosong
Stok BBM di SPBU Pekapuran
Sementara itu, di SPBU Pekapuran, tiga personel melakukan pengawasan distribusi dengan ketersediaan BBM sebagai berikut:
Pertalite: 8.000 liter
Pertamax: 6.300 liter
Selama kegiatan berlangsung, personel kepolisian memantau proses distribusi, mengawasi aktivitas pengisian, dan berkoordinasi dengan pihak pengelola SPBU untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan tertib dan aman.
Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto menegaskan bahwa monitoring distribusi BBM merupakan bagian dari langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.
Hingga patroli berakhir, situasi di seluruh SPBU yang dipantau dilaporkan aman, lancar, dan kondusif tanpa kendala berarti.
Dengan pengawasan yang dilakukan secara rutin, Polres Hulu Sungai Utara menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas kamtibmas dan mendukung kelancaran distribusi BBM bagi masyarakat.
(Agus)