SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Semangat gotong royong dan kekompakan komunitas kembali ditunjukkan Land Rover Sukabumi melalui penyelenggaraan FullMoon 3.
Kegiatan yang digelar secara mandiri tanpa campur tangan pemerintah ini sukses menghadirkan sekitar 95 kendaraan Land Rover dari berbagai daerah di Indonesia ke Kabupaten Sukabumi.
Agenda dua tahunan tersebut berlangsung pada 27–28 Juni 2026 di Himalaya Camp, Pawenang, Kecamatan Nagrak. Peserta datang dari berbagai wilayah, mulai dari Jawa Barat, Yogyakarta.

Peserta lain berasal dari wilayah Banten, Palembang, Lampung, Baturaja hingga Semarang untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang dikemas dalam suasana kebersamaan.
Selama dua hari, peserta mengikuti camping, senam bersama, bakti sosial, dan kegiatan silaturahmi antarkomunitas. Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar, panitia juga menyalurkan 50 paket sembako kepada warga yang membutuhkan.
Wakil Ketua Land Rover Sukabumi, Asep Saparwan, mengatakan FullMoon 3 merupakan kegiatan yang dipersiapkan sepenuhnya oleh komunitas. Meski tanpa dukungan penyelenggaraan dari pemerintah, kegiatan ini mampu menarik peserta dari berbagai daerah untuk datang ke Sukabumi.
“Alhamdulillah, FullMoon 3 berjalan lancar dan diikuti sekitar 95 kendaraan Land Rover dari berbagai daerah. Ini menjadi bukti bahwa komunitas memiliki semangat yang kuat untuk terus menjaga silaturahmi sekaligus mengenalkan potensi Sukabumi kepada para pecinta Land Rover dari berbagai wilayah,” ujarnya, Senin (29/6).
Dia menambahkan, kegiatan komunitas seperti FullMoon memiliki nilai lebih dari sekadar ajang berkumpul. Kehadiran peserta dari luar daerah turut menggerakkan sektor pariwisata, meningkatkan tingkat hunian penginapan, serta memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha kuliner, UMKM, dan destinasi wisata di Sukabumi.
Panitia pelaksana, Rizky Gustama Abdi, berharap kegiatan serupa ke depan dapat memperoleh perhatian lebih dari pemerintah daerah. Menurutnya, event berbasis komunitas memiliki potensi besar menjadi daya tarik wisata apabila mendapat dukungan dan masuk dalam kalender kegiatan daerah.
“Komunitas telah membuktikan mampu menghadirkan peserta dari berbagai daerah secara mandiri. Jika mendapat dukungan yang lebih baik, kami optimistis kegiatan seperti ini dapat berkembang lebih besar dan menjadi salah satu motor penggerak pariwisata Sukabumi,” katanya.
Keberhasilan FullMoon 3 menjadi gambaran bahwa komunitas otomotif tidak hanya menjadi wadah menyalurkan hobi, tetapi juga mampu berkontribusi dalam mempromosikan potensi daerah di tahun 2027 mendatang.
Dengan sinergi yang lebih kuat antara komunitas dan pemerintah, event serupa diyakini dapat menjadi aset penting dalam mendorong pertumbuhan sektor pariwisata di Kabupaten Sukabumi. (Usep)