JATENG:Bidik-kasusnews.com
Jepara, 8 September 2026 — Masa menjalani pidana tidak hanya menjadi waktu untuk mempertanggungjawabkan perbuatan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi warga binaan untuk melakukan introspeksi dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat. Hal tersebut terus didorong oleh Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara melalui berbagai program pembinaan kepribadian.
Salah satu kegiatan yang dilaksanakan yakni bimbingan rohani bagi warga binaan beragama Nasrani. Kegiatan ini menjadi sarana bagi warga binaan untuk mendapatkan penguatan spiritual sekaligus ruang untuk merenungkan perjalanan hidup dan membangun tekad memperbaiki diri.
Dengan mengikuti pembinaan secara tertib dan penuh perhatian, warga binaan mendapatkan penguatan mengenai pentingnya nilai-nilai kasih, pengampunan, tanggung jawab, serta perilaku yang mencerminkan kehidupan yang lebih baik.
Bagi Rutan Jepara, pembinaan keagamaan memiliki posisi penting dalam proses pembentukan karakter. Pendekatan spiritual diharapkan mampu membantu warga binaan membangun kesadaran dari dalam diri, sehingga perubahan yang dilakukan tidak hanya bersifat sementara, tetapi dapat menjadi bekal ketika mereka kembali menjalani kehidupan di masyarakat.
Pelaksanaan bimbingan rohani juga merupakan bentuk penghormatan terhadap hak warga binaan untuk memperoleh pembinaan sesuai agama dan keyakinannya. Rutan Jepara berupaya memberikan ruang yang layak bagi pelaksanaan kegiatan keagamaan dengan tetap mengedepankan keamanan dan ketertiban.
Melalui kegiatan tersebut, warga binaan Nasrani diharapkan semakin memiliki kekuatan mental dan spiritual dalam menghadapi masa pembinaan. Nilai-nilai yang diperoleh selama mengikuti kegiatan diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi bekal untuk membangun hubungan yang lebih baik dengan keluarga dan lingkungan.
Rutan Kelas IIB Jepara berkomitmen melanjutkan pembinaan secara konsisten dengan mengedepankan pendekatan yang humanis. Setiap proses pembinaan diharapkan mampu menghadirkan perubahan nyata, sehingga warga binaan dapat kembali ke masyarakat dengan membawa semangat baru untuk menjalani kehidupan secara lebih bertanggung jawab.(Wely)
Sumber:Humas Rutan jepara