JATENG:Bidik-kasusnews.com
Jepara, 01 Oktober 2025 – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara menggelar rapat bersama jajaran Humas yang dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, pada Rabu (01/10). Rapat ini dilaksanakan dalam rangka menindaklanjuti Surat Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Nomor M.IP-24.OT.02.01 Tahun 2025 tentang Mars Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, sekaligus mempersiapkan keikutsertaan dalam Lomba Video Mars Kemenimipas yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah.
Dalam arahannya, Karutan Jepara menekankan pentingnya keterlibatan seluruh jajaran dalam mendukung pelaksanaan lomba tersebut, khususnya tim Humas Rutan Jepara yang menjadi ujung tombak publikasi dan kreativitas konten.
> “Lomba ini bukan sekadar kompetisi, melainkan juga ajang untuk menunjukkan semangat, identitas, dan integritas kita sebagai bagian dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Saya berharap tim dapat menampilkan karya terbaik yang kreatif, rapi, dan berkualitas,” ujar Karutan Jepara.
Rapat membahas teknis pelaksanaan pembuatan video, mulai dari konsep, penentuan lokasi pengambilan gambar, pembagian peran pegawai, hingga strategi publikasi melalui akun media sosial resmi Rutan Jepara sesuai ketentuan lomba.
Sebagaimana tercantum dalam surat pemberitahuan Kanwil Jateng, seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) wajib mengikuti lomba dalam bentuk video klip Mars Kemenimipas dengan ketentuan format landscape, resolusi minimal Full HD, diunggah melalui Instagram resmi masing-masing UPT dengan menandai akun @pemasyarakatanjateng, serta dikirim melalui tautan Google Drive yang telah ditentukan. Batas akhir pengumpulan karya adalah Senin, 20 Oktober 2025.
Melalui rapat ini, Rutan Jepara berkomitmen untuk menyajikan video yang tidak hanya memenuhi syarat teknis, tetapi juga mengedepankan nilai semangat kebersamaan, kreativitas, serta profesionalitas pegawai.
Dengan langkah persiapan yang matang, diharapkan karya video Rutan Jepara mampu memberikan hasil terbaik sekaligus memperkuat citra positif pemasyarakatan di mata publik.(Wely-jateng)
