PEMALANG – BIDIK-KASUSNEWS.COM Duka mendalam menyelimuti keluarga Nurwandi di Kelurahan Kebondalem, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang. Muhammad Hasbi Al Aqib, siswa kelas II SD Negeri 01 Kebondalem, meninggal dunia pada Kamis (1/10/2026).
Kepergian Hasbi menyisakan kesedihan sekaligus sejumlah pertanyaan bagi keluarga. Mereka meminta aparat kepolisian bersama instansi terkait melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk memastikan penyebab kematian korban.
Permintaan tersebut mencuat di tengah beredarnya informasi mengenai dugaan perundungan atau bullying yang disebut-sebut berkaitan dengan kondisi yang dialami Hasbi. Namun, hingga saat ini, dugaan tersebut belum terverifikasi secara resmi.
Keluarga Minta Semua Fakta Dibuka
Perwakilan keluarga mengatakan, pihaknya tidak ingin mengambil kesimpulan secara sepihak. Mereka menyerahkan proses pengungkapan fakta kepada aparat berwenang dan berharap seluruh informasi yang berkaitan dengan kondisi Hasbi sebelum meninggal dapat diperiksa secara objektif.
“Kami berharap semuanya diusut tuntas agar tidak ada lagi pertanyaan yang menggantung di tengah keluarga. Kami hanya ingin kejelasan,” ujar perwakilan keluarga saat ditemui di rumah duka.
Keluarga berharap Polres Pemalang dapat menggali keterangan dari berbagai pihak yang mengetahui aktivitas Hasbi sebelum meninggal dunia.
Pihak sekolah, guru, teman korban, maupun orang-orang yang berada di sekitar lingkungan aktivitas korban dinilai perlu dimintai keterangan apabila dianggap relevan dengan proses penyelidikan.
Rekaman CCTV hingga Keterangan Sekolah Diminta Diperiksa
Keluarga juga meminta SD Negeri 01 Kebondalem bersikap terbuka dan kooperatif apabila penyidik membutuhkan data maupun dokumen untuk kepentingan pemeriksaan.
Sejumlah informasi yang diharapkan dapat ditelusuri antara lain rekaman CCTV di lingkungan sekolah, terutama pada waktu yang berkaitan dengan aktivitas Hasbi, catatan kejadian atau pembinaan siswa, serta keterangan dari guru kelas dan pihak pengelola sekolah.
Menurut keluarga, data tersebut penting untuk membantu mengungkap rangkaian peristiwa secara utuh dan menghindari kesimpulan yang hanya didasarkan pada kabar dari mulut ke mulut atau informasi di media sosial.
Keluarga juga menegaskan tidak ingin terburu-buru menuding pihak tertentu.
Apabila hasil penyelidikan nantinya menemukan adanya unsur kekerasan atau perundungan, keluarga berharap persoalan tersebut diproses sesuai ketentuan hukum. Sebaliknya, apabila pemeriksaan medis menunjukkan penyebab lain, keluarga menyatakan siap menerima penjelasan resmi berdasarkan hasil pemeriksaan.
Dugaan Bullying Belum Terbukti
Di tengah kabar yang berkembang di masyarakat, keluarga mengingatkan agar informasi mengenai dugaan perundungan tidak langsung dianggap sebagai fakta sebelum ada hasil penyelidikan resmi.
Masyarakat juga diminta tidak menyebarluaskan foto, video, maupun narasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Selain berpotensi menimbulkan kesimpangsiuran, penyebaran informasi yang tidak terverifikasi dikhawatirkan mengganggu proses pengumpulan fakta dan semakin menambah beban psikologis keluarga yang tengah berduka.
Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti meninggalnya Muhammad Hasbi Al Aqib belum dapat dipastikan berdasarkan informasi yang tersedia. Kepastian mengenai penyebab kematian masih menunggu hasil pemeriksaan medis dan proses penyelidikan aparat kepolisian.
Redaksi: Ali Hartono | Penji Pribana