Amuntai Tengah, Bidik-kasusnews.com Kondisi kemarau panjang menjadi salah satu perhatian dalam pengembangan tanaman jagung di wilayah Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan.
Untuk memantau kondisi tersebut, personel Polsek Amuntai Tengah melakukan monitoring perkembangan tanaman jagung dan ketahanan pangan di wilayah hukumnya, Kamis (1/10/2026).
Kegiatan monitoring berlangsung mulai pukul 12.15 WITA di Desa Pinangkara, Kecamatan Amuntai Tengah. Pemantauan dilakukan oleh Aiptu Eko Yuli S selaku Bawas bersama Aiptu Rofik PN, Aipda Iwan Krisnawan, dan Brigpol Julian syah.
Dalam kegiatan tersebut, petugas memantau perkembangan lahan jagung milik petani sekaligus kondisi lahan yang berhubungan dengan keberlangsungan penanaman.
Polsek Amuntai Tengah menyebut pemantauan dilakukan sebagai bagian dari upaya mendukung kemandirian pangan, khususnya pemenuhan kebutuhan domestik melalui hasil produksi pertanian masyarakat.
Namun, kondisi cuaca menjadi salah satu kendala yang perlu diperhatikan. Berdasarkan hasil monitoring, kemarau panjang berpotensi membuat sebagian lahan tidak dapat ditanami jagung dalam beberapa bulan mendatang.
Kondisi tersebut membuat pemantauan terhadap lahan pertanian dan ketersediaan air menjadi penting. Personel Polsek Amuntai Tengah berencana terus memonitor perkembangan lahan jagung, termasuk kondisi debit air yang terdapat di lahan pertanian masyarakat.
Hasil pemantauan nantinya menjadi bahan laporan kepada pimpinan sekaligus pertimbangan dalam menentukan langkah yang diperlukan di lapangan.
Kegiatan monitoring berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.
Pemantauan secara berkala diharapkan dapat membantu memperoleh gambaran mengenai kondisi pertanian jagung di wilayah Kecamatan Amuntai Tengah, terutama di tengah tantangan musim kemarau yang masih berlangsung.
(Agus)