BANDUNG ,-Bidik-kasusnews.com,. 11 September 2026 — Dukungan terhadap Persib Bandung tidak harus selalu dilakukan dengan datang langsung ke stadion lawan. Pesan tersebut disampaikan Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., yang mengajak seluruh Bobotoh tetap memberikan dukungan kepada Maung Bandung secara tertib dari wilayah masing-masing.
Dalam keterangannya, Kapolda Jabar menekankan pentingnya kebersamaan antara kepolisian, manajemen Persib dan Bobotoh dalam menjaga situasi keamanan serta ketertiban masyarakat.
Menurut Pipit, dukungan kepada Persib tetap dapat diberikan tanpa harus melakukan perjalanan away secara spontan yang berpotensi menimbulkan persoalan keamanan maupun ketertiban.
“Untuk semua mendukung Persib, kita hidupkan ekonomi di Jawa Barat,” demikian pesan Kapolda Jabar dalam video tersebut.
Pernyataan itu menunjukkan bahwa dukungan terhadap Persib tidak hanya berkaitan dengan hasil pertandingan, tetapi juga bagaimana seluruh elemen Bobotoh ikut menjaga suasana Jawa Barat tetap aman, nyaman dan kondusif.
Kapolda Jabar juga menekankan pentingnya memperkuat komunikasi dengan pihak Persib dalam mengelola dukungan suporter.
“Kepada Persib kita harus kuatkan…” ujar Pipit dalam keterangannya.
Pesan tersebut menjadi penting di tengah tingginya antusiasme Bobotoh terhadap perjalanan Persib pada musim kompetisi 2026/2027. Sebagai klub dengan basis suporter besar, setiap pertandingan Persib selalu mendapat perhatian luas masyarakat.
“Umuh Muchtar: Jangan Berangkat Spontan”
Sementara itu, H. Umuh Muchtar, Manajer sekaligus Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), turut menyampaikan imbauan kepada Bobotoh agar tidak melakukan perjalanan away secara spontan.
Umuh yang dikenal sebagai salah satu figur senior di tubuh Persib meminta Bobotoh mempertimbangkan berbagai risiko apabila memaksakan diri berangkat ke daerah lain tanpa perencanaan yang matang.
Dalam keterangannya, Umuh menyebut bahwa keberangkatan spontan berpotensi menimbulkan persoalan di perjalanan maupun di lokasi pertandingan.
“Nanti selalu ada yang spontan,” kata Umuh.
Ia bahkan memberikan penekanan agar Bobotoh memilih tetap berada di wilayah masing-masing dibandingkan memaksakan keberangkatan.
“Lebih baik tidak berangkat,” tegasnya.
Bagi Umuh, yang terpenting adalah bagaimana energi dan dukungan Bobotoh tetap diarahkan untuk memberikan motivasi kepada para pemain Persib.
Ia berharap Persib mampu memberikan hasil terbaik dalam pertandingan yang dijalani, termasuk membawa pulang kemenangan.
“Persib menang… tiga poin,” ujar Umuh penuh harap.
“Dukungan Tak Harus Away”
Pesan Kapolda Jabar dan Umuh Muchtar tersebut pada prinsipnya tidak bermaksud memutus kecintaan Bobotoh terhadap Persib. Sebaliknya, dukungan suporter diarahkan agar tetap dilakukan dengan cara yang aman, tertib dan tidak menimbulkan persoalan baru.
Bobotoh tetap dapat memberikan dukungan melalui berbagai kegiatan positif, menyaksikan pertandingan dari tempat masing-masing, serta menjaga nama baik Persib dan Jawa Barat.
Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya menciptakan ekosistem sepak bola yang semakin sehat, di mana fanatisme berjalan beriringan dengan kedewasaan, sportivitas dan kesadaran menjaga keamanan.
Dengan demikian, pesan yang disampaikan Kapolda Jabar Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H. dan Manajer Persib H. Umuh Muchtar bermuara pada satu hal: dukung Persib sepenuh hati, tetapi tetap tertib dan jangan sampai fanatisme justru menimbulkan persoalan.
Persib tetap didukung, Bobotoh tetap bersatu, dan Jawa Barat tetap kondusif.
(Asep Rusliman)