Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Harapan warga Kampung Lubuk Upi, Kelurahan Sukarame 2, Kecamatan Teluk Betung Timur, untuk memiliki akses penghubung yang lebih layak mulai menemukan titik terang. Kodim 0410/KBL bersama Pemerintah Kota Bandar Lampung melaksanakan ground breaking pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap VII, Rabu (9/9/2026).
Peletakan batu pertama berlangsung di Jalan R. Imba Kesuma Yudha RT 09 LK 2, Kampung Lubuk Upi. Kegiatan tersebut dipimpin Komandan Kodim (Dandim) 0410/KBL Kolonel Arm Roni Hermawan, S.H., M.M., dan dihadiri Asisten I Pemerintahan Kota Bandar Lampung Wilson Faisol, S.E., M.M., yang mewakili Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana.
Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pemerintahan wilayah turut hadir, di antaranya perwakilan Kejaksaan Negeri, Wakapolsek Teluk Betung Timur Iptu Erwin, serta Camat Teluk Betung Timur Angga Dwiansyah, S.Sos., M.M.
Pembangunan jembatan sepanjang sekitar 30 meter tersebut merupakan bagian dari program Jembatan Perintis Garuda yang digagas Kodam XXI/Radin Inten. Kehadiran jembatan diharapkan dapat membuka akses masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan medan untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Bagi warga Lubuk Upi, akses tersebut memiliki arti penting karena berkaitan dengan mobilitas ekonomi, pendidikan, maupun kegiatan sosial masyarakat.
TNI Dorong Akses Warga Semakin Mudah
Dandim 0410/KBL Kolonel Arm Roni Hermawan mengatakan pembangunan jembatan menjadi salah satu bentuk kehadiran TNI AD dalam membantu masyarakat, khususnya dalam mengatasi kesulitan yang berkaitan dengan akses dan infrastruktur.
“Pembangunan jembatan ini adalah bukti bahwa TNI AD selalu hadir untuk rakyat. Kami tidak hanya berdiam di markas, tetapi turun langsung membantu mengatasi kesulitan yang dihadapi masyarakat,” ujar Roni.
Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap mobilitas dan aktivitas perekonomian warga Kampung Lubuk Upi.
“Kami berharap dengan adanya akses ini, roda ekonomi masyarakat di Kampung Lubuk Upi dapat bergerak lebih cepat dan lebih baik,” katanya.
Sementara itu, Asisten I Pemerintahan Kota Bandar Lampung Wilson Faisol menyampaikan apresiasi atas pembangunan yang dilakukan melalui sinergi TNI AD dan pemerintah daerah.
Ia menilai pembangunan infrastruktur yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung merupakan bagian penting dari upaya pemerataan pembangunan.
“Kami sangat mengapresiasi langkah cepat dan kepedulian TNI AD melalui Kodim 0410/KBL. Program ini sejalan dengan visi Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam membangun infrastruktur yang merata,” kata Wilson.
Pemerintah Kota Bandar Lampung, lanjutnya, akan terus mendukung dan bersinergi agar proses pembangunan dapat berjalan dengan baik hingga selesai.
Babinsa Kawal Koordinasi Bersama Warga
Selain keterlibatan unsur pimpinan dan pemerintah daerah, proses persiapan pembangunan juga mendapat pendampingan dari Babinsa Kelurahan Sukarame 2 Serka Novriadi.
Sejak tahap awal, Babinsa turut melakukan monitoring, koordinasi, serta pendampingan bersama masyarakat di lokasi pembangunan. Peran tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan komunikasi antara aparat dan warga tetap berjalan selama proses pembangunan.
Ground breaking yang dimulai sekitar pukul 09.30 WIB tersebut diikuti sekitar 30 orang dari unsur TNI, Polri, pemerintah wilayah, tokoh masyarakat, dan warga setempat.
Peletakan batu pertama menjadi penanda dimulainya pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap VII di Kampung Lubuk Upi. Warga berharap jembatan tersebut nantinya dapat memberikan akses yang lebih mudah dan mendukung berbagai aktivitas masyarakat.
Melalui pembangunan tersebut, sinergi antara TNI AD, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan tidak berhenti pada seremoni peletakan batu pertama, tetapi berlanjut hingga jembatan selesai dan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh warga.
Program tersebut sekaligus memperkuat semangat “TNI AD Hadir untuk Rakyat” melalui kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di tingkat wilayah.
(Agus)


