SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kinerja itu bukan sekadar angka serapan, tapi bukti kontribusi nyata bagi masyarakat. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kota Sukabumi, Hendry Iman Hermansyah, saat berbagi pandangannya tentang pentingnya perubahan pola pikir aparatur sipil negara (ASN).
Sebagai peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan VI Provinsi Jawa Barat, Hendry mengangkat proyek perubahan bertajuk “Suka Kerja” sebuah kampanye internal untuk menumbuhkan kesadaran ASN agar memahami dan mencintai kinerjanya sendiri.
“Saya ingin teman-teman ASN di lingkungan Setda benar-benar paham target kerjanya. Bukan hanya fokus pada serapan anggaran, tapi pada hasil yang bisa dirasakan publik,” tutur Hendry dengan semangat, Jumat (24/10/2025).
Menurutnya, kampanye Suka Kerja merupakan bentuk penerapan nyata dari Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP).
Melalui konsep ini, ASN diajak menyeimbangkan antara perencanaan, pelaksanaan, dan capaian kinerja agar lebih terukur dan bermakna.
Hendry menuturkan, langkah kecil seperti memahami indikator kinerja utama (IKU) dan indikator kinerja individu (IKI) mampu membawa perubahan besar dalam tata kelola birokrasi.
“Ketika kita tahu apa yang harus dicapai, kita bekerja dengan arah, bukan sekadar menggugurkan kewajiban,” katanya.
Kampanye ini juga menjadi dorongan untuk memperkuat budaya kerja yang kolaboratif di lingkungan Sekretariat Daerah. Bersama timnya,
Hendry menyusun berbagai instrumen pendukung, mulai dari Renstra, Rencana Kerja, hingga Perjanjian Kinerja dan Fakta Integritas sebagai wujud komitmen bersama.
Menariknya, tiga pekan lalu posisi Sekretariat Daerah sempat berada di tiga besar terbawah dalam pemantauan aplikasi SiPeka milik Bappeda. Namun setelah kampanye Suka Kerja digulirkan, peringkat tersebut naik drastis ke posisi enam besar dari 27 OPD.
“Perubahan tidak harus besar di awal, yang penting konsisten. Kami turun langsung door to door agar setiap pegawai paham perannya. Hasilnya terlihat nyata,” ujar Hendry.
Ke depan, pihaknya berencana menampilkan infografis dan barcode kinerja di setiap jenjang eselon sebagai bentuk transparansi dan motivasi bersama.
“Saya percaya, ASN yang memahami makna kinerjanya akan bekerja dengan hati. Karena pada dasarnya, Suka Kerja berarti suka melayani dan memberi hasil terbaik untuk kota ini,” pungkasnya. (Usep)