Forwacib Gaungkan Persatuan dari Cibeureum, Toleransi Kunci Merawat Kebhinekaan

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Menjaga keutuhan bangsa tidak cukup hanya dengan mengucapkan Pancasila atau mengagungkan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

Lebih dari itu, persatuan harus diwujudkan melalui kesediaan menghormati perbedaan dan menolak segala bentuk intoleransi yang berpotensi memicu perpecahan.

Pesan tersebut terungkap dalam Seminar Wawasan Kebangsaan yang diselenggarakan Forum Warga Cibeureum Bersatu (Forwacib) untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda 2026.

Kegiatan yang mengusung tema “Menguatkan Persatuan, Menjaga Pancasila dan Merawat Kebhinekaan” itu menjadi sarana untuk memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pentingnya nasionalisme dan toleransi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Melalui jargon “Dari Cibeureum Untuk Sukabumi”, Forwacib mendorong tumbuhnya kesadaran bahwa menjaga kerukunan merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Sukabumi, Agus Gultom, mengingatkan bahwa Indonesia memiliki keberagaman suku, bahasa, agama, dan adat istiadat yang menjadi kekayaan bangsa.

Namun, perbedaan tersebut juga dapat memunculkan persoalan apabila masyarakat tidak memiliki pemahaman yang kuat tentang pentingnya hidup berdampingan secara harmonis.

“Kita terdiri dari berbagai macam suku, bahasa, adat istiadat. Kita harus memelihara kebhinekaan. Ketika muncul masalah SARA, suku, dan agama, potensi konfliknya sangat luar biasa,” ujar Agus, Rabu (28/10).

Menurutnya, penguatan wawasan kebangsaan menjadi bagian penting dalam membangun masyarakat yang mampu menyikapi perbedaan secara dewasa.

Kesadaran tersebut diperlukan agar persoalan yang menyangkut identitas kelompok tidak berkembang menjadi pertentangan yang mengganggu ketenteraman sosial.

Agus juga mengungkapkan bahwa persoalan toleransi masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah Indonesia. Ia mencontohkan adanya penolakan terhadap kegiatan keagamaan kelompok lain maupun pembangunan rumah ibadah.

Situasi tersebut menunjukkan bahwa penghormatan terhadap kebebasan beragama dan kehidupan yang harmonis masih memerlukan perhatian bersama.

“Kondisi faktual di lapangan saat ini, ada beberapa daerah yang masih menolak kegiatan keagamaan orang lain. Ada beberapa daerah yang masih menolak pembangunan rumah ibadah,” ungkapnya.

Ia menilai, kondisi tersebut harus menjadi bahan refleksi bagi masyarakat agar tidak membiarkan perbedaan berkembang menjadi sumber pertentangan.

Pendidikan kebangsaan, kegiatan sosial, dan ruang dialog antarkelompok perlu terus diperkuat untuk menumbuhkan sikap saling memahami sekaligus mencegah munculnya konflik.

Agus menegaskan bahwa kecintaan terhadap Indonesia harus disertai kemauan untuk menerima keberagaman.

Sebab, persatuan tidak berarti menyeragamkan seluruh perbedaan, melainkan membangun kesepahaman agar masyarakat tetap dapat hidup bersama di tengah beragam latar belakang.

“Karena potensi konflik di Indonesia cukup terbuka, dari sisi agama, ras, suku, adat, maka kuncinya kita harus mencintai perbedaan. Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar, maka kuatkan persatuan untuk keutuhan bangsa ini,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Forwacib, Dadang Hermawan, menjelaskan bahwa seminar tersebut merupakan bentuk kepedulian organisasinya terhadap pentingnya menjaga semangat nasionalisme, terutama dalam momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda.

Menurut Dadang, nilai perjuangan yang diwariskan para pemuda pada 1928 harus terus hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan masyarakat masa kini.

Semangat persatuan perlu diterjemahkan melalui tindakan nyata, seperti menghormati sesama, menjaga toleransi, dan membangun kebersamaan tanpa mempersoalkan perbedaan latar belakang.

Melalui seminar tersebut, Forwacib berupaya memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya Pancasila dan kebhinekaan sebagai landasan kehidupan berbangsa.

Upaya ini sekaligus menjadi ajakan agar masyarakat mengambil peran dalam menjaga stabilitas sosial dan menciptakan lingkungan yang aman serta harmonis.

Selain Agus Gultom, kegiatan tersebut menghadirkan Ketua KNPI Kota Sukabumi, Tantan Sutandi, dan anggota DPRD Kota Sukabumi, Iyus Yusuf.

Kehadiran pemateri dari unsur pemerintah, organisasi kepemudaan, dan legislatif diharapkan memperkaya pemahaman peserta mengenai nasionalisme, persatuan, serta tanggung jawab masyarakat dalam mempertahankan keutuhan bangsa.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 menjadi momentum untuk meneguhkan kembali ikrar satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa Indonesia.

Nilai historis tersebut tidak sekadar menjadi bagian dari perjalanan sejarah, tetapi juga mengandung pesan penting bagi generasi sekarang untuk menjaga persaudaraan di tengah perbedaan.

Dengan semangat “Dari Cibeureum Untuk Sukabumi”, Forwacib berharap kegiatan edukasi kebangsaan dapat memperkuat kesadaran masyarakat dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila dan merawat kebhinekaan.

Persatuan yang kokoh hanya dapat terwujud apabila toleransi dijalankan, perbedaan dihormati, dan setiap warga memiliki kepedulian terhadap keutuhan bangsa.

Pada akhirnya, menjaga Indonesia bukan hanya tugas pemerintah atau kelompok tertentu, melainkan tanggung jawab bersama.

Dari lingkungan masyarakat, semangat persatuan harus terus tumbuh agar keberagaman menjadi kekuatan untuk mewujudkan Kota Sukabumi dan Indonesia yang damai, harmonis, dan berkeadilan. (Usep)

Follow Us On

Trending Now​

Respons Cepat Emergency Call, RS Bhayangkara Brimob Evakuasi Empat Warga dalam Tiga Hari

JAKARTA, BIDIK-KASUSNEWS.COM  Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Brimob Bidkesjas Korbrimob Polri...

Ungkap Kasus Tindak Pidana Narkoba Selama Operasi Antik Bulan Oktober 2026

KUNINGAN – Bidik-kasusnews.com Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kuningan berhasil...

Forwacib Gaungkan Persatuan dari Cibeureum, Toleransi Kunci Merawat Kebhinekaan

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Menjaga keutuhan bangsa tidak cukup hanya dengan mengucapkan...

Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Kapolda Jabar Dorong Pembentukan Generasi Patriotik

BANDUNG, Bidik-kasusnews.com Kapolda Jawa Barat, Inspektur Jenderal Polisi Hengki memimpin upacara...

Disperdagin Kab. Majalengka Genjot Capaian Target PAD Tahun 2026 Melalui Retribusi Layanan Pasar dan Usaha Lainnya

MAJALENGKA, Bidik-kasusnews.com Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten...

Disdik Dukung Fajrul Farhan Rizkilah Wakili Sukabumi di Ajang Duta Anti Narkoba Jabar

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM — Dukungan terhadap generasi muda dalam upaya pencegahan penyalahgunaan...

Recent Post​

Respons Cepat Emergency Call, RS Bhayangkara Brimob Evakuasi Empat Warga dalam Tiga Hari

JAKARTA, BIDIK-KASUSNEWS.COM  Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Brimob Bidkesjas Korbrimob Polri menunjukkan kesiapsiagaan dalam memberikan pelayanan...

Ungkap Kasus Tindak Pidana Narkoba Selama Operasi Antik Bulan Oktober 2026

KUNINGAN – Bidik-kasusnews.com Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kuningan berhasil mengungkap 9 kasus tindak pidana terkait narkoba...

Forwacib Gaungkan Persatuan dari Cibeureum, Toleransi Kunci Merawat Kebhinekaan

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Menjaga keutuhan bangsa tidak cukup hanya dengan mengucapkan Pancasila atau mengagungkan semboyan Bhinneka...

Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Kapolda Jabar Dorong Pembentukan Generasi Patriotik

BANDUNG, Bidik-kasusnews.com Kapolda Jawa Barat, Inspektur Jenderal Polisi Hengki memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 di...

Disperdagin Kab. Majalengka Genjot Capaian Target PAD Tahun 2026 Melalui Retribusi Layanan Pasar dan Usaha Lainnya

MAJALENGKA, Bidik-kasusnews.com Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Majalengka terus berupaya mengenjot capaian target...

Disdik Dukung Fajrul Farhan Rizkilah Wakili Sukabumi di Ajang Duta Anti Narkoba Jabar

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM — Dukungan terhadap generasi muda dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba terus menguat. Kepala Dinas Pendidikan...

Peringati HUT ke-67, Pemuda Pancasila Jepara Tebar Kepedulian Lewat Santunan dan Donor Darah

JATENG:Bidik-kasusnews.com JEPARA – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Pemuda Pancasila di Kabupaten Jepara diisi dengan berbagai kegiatan yang...

Kasad Lepas Kontingen AARM ke-34/2026, Bawa Misi Kibarkan Merah Putih

JAKARTA, Bidik-kasusnews.com        Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Tandyo Budi R. melepas Kontingen TNI Angkatan Darat yang akan...

Semarak Hari Bakti Kemenimipas ke-2, Rutan Jepara Gelar Bakti Sosial dan Salurkan Air Bersih untuk Masyarakat

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Rabu, 28 Oktober 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas)...