PALEMBANG-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Upaya mempercepat agenda efisiensi dan penghematan energi nasional terus diperkuat melalui keterlibatan langsung berbagai pemangku kepentingan. Hal tersebut tercermin dalam Seminar Efisiensi dan Penghematan Energi yang digelar di Kota Palembang, Senin (15/12/2025).
Kegiatan ini diinisiasi oleh Garuda Mas dengan dukungan PT Pupuk Indonesia (Persero) serta Komisi VI DPR RI, sebagai bentuk sinergi antara dunia usaha, BUMN, dan lembaga legislatif dalam mendorong pemanfaatan energi yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Seminar diikuti oleh beragam kalangan, mulai dari masyarakat umum, mahasiswa, pelaku UMKM, hingga perwakilan sektor industri. Partisipasi lintas sektor ini menegaskan bahwa isu efisiensi energi bukan hanya urusan industri besar, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
Dalam forum tersebut, peserta mendapatkan pemahaman komprehensif mengenai pentingnya pengelolaan energi secara bijak, baik dari sisi perilaku konsumsi sehari-hari hingga kebijakan jangka panjang yang berdampak pada perekonomian nasional dan kelestarian lingkungan.
Praktisi energi Maharani Septiani Putri, S.Pd, menekankan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana di tingkat rumah tangga. Menurutnya, pengaturan penggunaan listrik, pemilihan peralatan hemat energi, serta perencanaan anggaran energi yang tepat merupakan fondasi awal efisiensi energi.
Ia menilai kebiasaan hemat energi tidak hanya menekan biaya pengeluaran, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi keluarga serta berkontribusi pada pengurangan dampak lingkungan secara kolektif.
Sementara itu, akademisi Mahmud Alfan Jamil, M.Ir Kh, menyoroti peran strategis industri dan BUMN sebagai lokomotif penerapan efisiensi energi. Ia menegaskan bahwa konsistensi BUMN dalam menerapkan efisiensi energi akan menciptakan efek teladan yang mendorong perubahan perilaku masyarakat secara lebih luas.
Menurutnya, keberhasilan efisiensi energi membutuhkan kolaborasi kuat antara pemerintah, DPR RI, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat agar tercipta ekosistem energi yang berkelanjutan.
Menariknya, seminar ini juga mengaitkan efisiensi energi dengan literasi dan inklusi keuangan. Pemahaman keuangan dinilai penting dalam membentuk pola konsumsi energi yang rasional, termasuk dalam pengambilan keputusan investasi teknologi hemat energi dan pemanfaatan akses pembiayaan secara produktif.
Dukungan Komisi VI DPR RI dalam kegiatan ini dipandang sebagai penguatan peran legislatif dalam mendorong kebijakan sektor industri dan BUMN yang berorientasi pada efisiensi energi. Sementara keterlibatan PT Pupuk Indonesia (Persero) menegaskan komitmen BUMN dalam mendukung pembangunan berkelanjutan sekaligus meningkatkan efisiensi operasional.
Melalui kegiatan ini, Garuda Mas berharap kesadaran publik terhadap pentingnya efisiensi dan penghematan energi semakin tumbuh, serta mampu mendorong lahirnya aksi nyata yang berdampak langsung bagi ekonomi, lingkungan, dan keberlanjutan pembangunan, khususnya di Kota Palembang. (Dicky)