Bandar Lampung | Bidik-kasusnews.com – Respons cepat ditunjukkan aparat kewilayahan bersama tim terpadu dalam menangani genangan air yang sempat melumpuhkan akses jalan di kawasan Jembatan M. Saleh, Kelurahan Jagabaya III, Kecamatan Way Halim, Minggu (21/12/2025) sore.
Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 410-04/Tanjung Karang Timur, Sertu Sugiyanto, turut terjun langsung ke lokasi untuk melakukan pemantauan sekaligus berkoordinasi dengan instansi terkait. Genangan air yang terjadi sekitar pukul 17.30 WIB tersebut sempat menyebabkan arus lalu lintas terhenti.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, genangan dipicu oleh tingginya debit air yang tidak tertampung secara optimal akibat posisi jembatan yang relatif rendah di Gang M. Saleh. Kondisi tersebut membuat air meluap dan menutup badan jalan.
Upaya penanganan cepat membuahkan hasil. Sekitar pukul 18.00 WIB, debit air mulai surut dan akses jalan kembali normal sehingga dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Kegiatan pemantauan dan penanganan darurat ini melibatkan unsur lintas sektor sebagai bentuk sinergi antarlembaga. Hadir di lokasi antara lain Camat Way Halim, Kepala BPBD Kota Bandar Lampung, Lurah Jagabaya III, Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat, personel BPBD, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta perangkat kewilayahan seperti Ketua RT dan anggota Linmas.
Sertu Sugiyanto mengatakan, kehadiran aparat di lokasi merupakan bagian dari langkah antisipatif untuk mencegah dampak yang lebih luas akibat cuaca ekstrem.
“Pemantauan dan koordinasi kami lakukan untuk memastikan situasi tetap aman serta meminimalisir risiko bagi warga,” ujarnya.
Keterlibatan Babinsa dalam penanganan kejadian tersebut menegaskan peran aktif TNI AD dalam pembinaan teritorial dan kesiapsiagaan bencana, khususnya di tingkat kelurahan. Langkah proaktif ini diharapkan dapat memperkuat upaya mitigasi dan meningkatkan kesiapan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di Kota Bandar Lampung. (Agus)
