SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pergantian pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi tidak boleh berdampak pada keberlanjutan program yang sudah berjalan.
Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki secara khusus memastikan program 12 PAS tetap dilanjutkan meski dalam waktu dekat terjadi pergantian Kepala Dinas Sosial.
Penegasan itu disampaikan Ayep saat menghadiri pelaksanaan 12 PAS yang kini memasuki episode ke-22 dan ke-23 di Kelurahan Sukakarya dan Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, Rabu (23/9).
Dia menegaskan, 12 PAS merupakan program yang dinantikan masyarakat. Karena itu, perubahan pejabat tidak boleh menjadi alasan pelayanan dan program sosial pemerintah berhenti atau mengalami hambatan.
“Program ini sangat dinantikan oleh masyarakat. Saya fokus ke bagaimana 12 PAS terus berjalan,” kata Ayep.
Pelaksanaan 12 PAS di Warudoyong sekaligus menjadi momentum terakhir bagi Kepala Dinas Sosial Kota Sukabumi Asep Suhendrawan sebelum mengakhiri masa jabatannya pada Oktober 2026.
“Pak Asep akan mengakhiri masa jabatan pada Oktober. Sekarang hari terakhir beliau menjabat,” ujar Ayep.
Ayep memastikan estafet kepemimpinan di Dinas Sosial nantinya tetap diarahkan untuk menjaga program yang sudah berjalan. Kepala dinas baru yang akan dilantik pada Oktober diharapkan langsung melanjutkan agenda pelayanan sosial kepada masyarakat.
“Pada Oktober nanti akan ada kepala dinas yang baru, untuk melanjutkan program ini,” tegasnya.
Bagi Ayep, keberlanjutan program jauh lebih penting daripada siapa pejabat yang sedang menduduki posisi tertentu.
Pergantian dalam birokrasi, kata dia, merupakan bagian dari proses pemerintahan, sedangkan pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan.
Karena itu, 12 PAS bukan satu-satunya program yang menjadi perhatian. Pemkot Sukabumi juga tengah memfokuskan kebijakan pada pasar murah, penanganan pengangguran, serta penanganan stunting.
“Saya fokus ke bagaimana 12 PAS terus berjalan, kemudian juga pasar murah, kemudian juga pengangguran, dan stunting,” ungkapnya.
Empat fokus tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memberikan dampak yang lebih nyata kepada masyarakat.
Ayep berharap program-program tersebut dijalankan secara konsisten sehingga manfaatnya dapat terus dirasakan warga.
“Saya kira kalau ini fokus, insyaallah Sukabumi akan jauh lebih baik,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, Ayep didampingi Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana, Kepala Dinas Sosial Asep Suhendrawan, Sekretaris Dinas Sosial dr. Lulis Delawati, Camat Warudoyong Raden Abdul Muis, Lurah Sukakarya Sri Andayani serta Lurah Benteng Muhammad Indra Nur Ismi Suwandi, S.STP.
Sementara terkait sosok yang akan menggantikan Asep Suhendrawan, Ayep meminta masyarakat menunggu hingga agenda pelantikan pada 1 Oktober 2026.
Ia menyebut seluruh proses pengisian jabatan tersebut telah selesai.
“Terkait siapa yang akan mengisi jabatan Dinas Sosial masih harus menunggu 1 Oktober. Sudah, sudah semua sudah selesai, tinggal pelantikan saja,” ungkapnya.
Ayep juga menyebut agenda pelantikan Oktober mendatang berpotensi mencakup perubahan pada sejumlah posisi lain di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi. “Oktober ada pelantikan, perombakan juga yang lain atau hanya pengisian kekosongan,” pungkasnya. (Usep)