JATENG:Bidik-kasusnews.com
Jepara — Mengawali pelaksanaan ibadah puasa Ramadhan, Rutan Kelas IIB Jepara menggelar Pesantren Ramadhan Perdana bagi Warga Binaan, Kamis (19/2). Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, sebagai bagian dari penguatan pembinaan kepribadian dan spiritual warga binaan di awal bulan suci Ramadhan.
Pesantren Ramadhan perdana diisi dengan lantunan shalawat, dzikir, serta tausiyah keagamaan yang menyejukkan hati. Ceramah disampaikan oleh Bapak Najmuddin, Penyuluh Agama dari Kementerian Agama Kabupaten Jepara, bersama Ibu Hj. Nanik dari PCNU Jepara. Kegiatan dilaksanakan di Masjid At-Taubah Rutan Jepara bagi warga binaan laki-laki dan di Ruang Rapat bagi warga binaan perempuan, dengan pendampingan petugas serta peserta magang formasi Pembinaan Kepribadian.
Dalam tausiyahnya, Bapak Najmuddin mengajak warga binaan untuk memaknai Ramadan sebagai bulan pengendalian diri, dengan menahan hawa nafsu, memperbanyak ibadah, serta menghidupkan salat qiyamul lail. Ia juga menyampaikan keutamaan Ramadhan, seperti dibukanya pintu surga, ditutupnya pintu neraka, dibelenggunya setan, turunnya ampunan (magfirah), serta doa-doa yang mustajab. Sementara itu, Ibu Hj. Nanik menegaskan keutamaan bulan Ramadhan dan mengingatkan hal-hal yang dapat membatalkan puasa.
Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, menyampaikan bahwa Pesantren Ramadhan merupakan sarana pembinaan rohani yang sangat penting untuk membentuk karakter, akhlak, serta kesadaran spiritual warga binaan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan khusyuk, tertib, dan aman, serta diharapkan mampu menjadi titik awal perubahan positif bagi warga binaan dalam menjalani Ramadhan dengan penuh makna.
(Wely)