JATENG: Bidik-kasusnews.com
Jepara, 30 November 2025 — Suasana pagi di sebuah desa di Kecamatan Kembang mendadak berubah mencekam setelah seorang warga ditemukan tidak bernyawa dengan luka serius di bagian leher. Penemuan itu terjadi pada Minggu pagi (30/11), dan langsung mengundang kepadatan warga yang penasaran di sekitar lokasi kejadian.
Menurut keterangan Kasat Reskrim Polres Jepara, AKP Wildan, peristiwa tersebut terungkap saat Saksi 1 hendak memastikan keberadaan korban sekitar pukul 05.30 WIB. Karena korban tidak ada di rumah, Saksi 1 kemudian meminta bantuan Saksi 3 dan Saksi 4 untuk melakukan pencarian di area sekitar rumah.
Namun, baru beberapa langkah menyisir bagian belakang rumah, mereka menemukan ceceran darah. Pemandangan itu membuat Saksi 1 dan Saksi 2 tidak sanggup melanjutkan pencarian karena shock.
Saksi 3 dan Saksi 4 kemudian melanjutkan pencarian secara terpisah. Sekitar pukul 05.45 WIB, keduanya tiba di area kebun rumput gajah yang berjarak sekitar 60 meter dari rumah korban. Di sanalah mereka menemukan korban dalam posisi terlentang dengan kondisi tubuh penuh darah serta luka sayatan di bagian leher.
“Korban ditemukan di kebun rumput gajah dengan luka terbuka di leher. Saksi langsung melaporkan penemuan tersebut kepada perangkat desa,” jelas AKP Wildan saat dikonfirmasi via WhatsApp Bidik-kasusnews 30/11/205.
Laporan dari warga segera ditindaklanjuti oleh Polsek Kembang dengan mengirimkan Kanit Reskrim ke lokasi. Tak lama kemudian, Unit Identifikasi dan Tim Inafis Polres Jepara menyusul guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Tenaga kesehatan juga turut hadir untuk memeriksa kondisi awal korban.
Olah TKP dimulai sekitar pukul 08.15 WIB. Petugas melakukan pengambilan dokumentasi, mengumpulkan barang bukti, dan memeriksa kondisi tubuh korban untuk menentukan penyebab kematian secara lebih mendalam.
Hingga kini, pihak kepolisian masih mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri kemungkinan dugaan yang mengarah pada motif kejadian. Identitas lengkap korban belum disampaikan ke publik karena menunggu proses lebih lanjut.
Polisi memastikan perkembangan terbaru akan diumumkan setelah hasil penyelidikan awal rampung.
(Wely—Jateng)