JATENG:Bidik-kasusnews.com
Jepara – Malam takbiran di Desa Kelet, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara pada Jumat (20/03/2026) pukul 20.30 WIB berlangsung meriah. Kegiatan takbir keliling yang dipusatkan di perempatan yang dikenal warga sebagai “perempatan angker” ini diikuti oleh Pemuda Praba bersama warga RT 01/RW 01 Dukuh Ranu.

Karnaval takbir keliling tersebut menampilkan berbagai kreasi, salah satunya miniatur bertema Musolah Sahbilul Huda yang dibuat langsung oleh para pemuda. Tema ini menjadi daya tarik utama karena sarat dengan nuansa religius sekaligus menunjukkan kekompakan warga dalam berkarya.
Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Jepara, Witarso Utomo, jajaran Muspika Kecamatan Keling, tokoh masyarakat, serta Kepala Desa Kelet, Anzis (Inggi). Kehadiran para pemangku kebijakan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan masyarakat yang bernilai positif.
Prosesi pembukaan dilakukan secara simbolis melalui pemotongan pita oleh Bupati Jepara sebagai tanda dimulainya pawai. Rombongan kemudian bergerak menyusuri jalan desa dengan iringan lantunan takbir yang menggema, menambah suasana khidmat sekaligus meriah.
Perwakilan Pemuda Praba, yang dikenal dengan sapaan Mas Pipik, menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas partisipasi seluruh anggota dalam menyukseskan kegiatan ini. Ia menilai bahwa keterlibatan pemuda dalam kegiatan keagamaan seperti ini sangat penting untuk menjaga tradisi dan memperkuat kebersamaan.
Sementara itu, Ketua RT 01/RW 01 Dukuh Ranu, Bapak Roni, mengungkapkan apresiasinya terhadap semangat generasi muda. Menurutnya, kreativitas yang ditunjukkan Pemuda Praba menjadi contoh positif bagi lingkungan sekitar.
Antusiasme warga terlihat jelas sepanjang jalannya acara. Banyak masyarakat yang turut menyaksikan bahkan ikut memeriahkan kegiatan tersebut. Takbir keliling ini tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi serta menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat Desa Kelet.(Wely)