SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Puluhan kelompok tani di Desa Pasir Panjang, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, menggelar Syukuran Bumi selama tiga hari, Kamis–Sabtu (11–13/9/2025).
Acara bertema “Ngahiji Ngajagi Tradisi, Ngaraksa Budaya Bangsa, Binarung Rasa Syukur ka Hiyang Widi” ini dihadiri anggota DPR RI Drs. Slamet (PKS), Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi H. Dadang Hermawan (PKB).
Selain itu turut hadir Camat Ciracap Drs. Iwan Muhdiawan, Kepala Desa Pasir Panjang Mamat Slamet (Ade Onyod), Ketua Umum PJTM H. Hendra Permana, serta jajaran penyuluh pertanian, tokoh masyarakat, karang taruna, dan warga.
Kepala Desa Pasir Panjang, Mamat Slamet (Ade Onyod) mengatakan, syukuran bumi merupakan wujud rasa syukur atas hasil panen sekaligus sarana mempererat hubungan antarpetani dan masyarakat.
Ia menekankan, acara ini juga menjadi momentum untuk memecahkan tantangan utama petani, yakni minimnya pasokan air di sawah tadah hujan.
“Jika kemarau panjang, kami kesulitan air bahkan untuk minum. Tapi melalui pendampingan PPL dan Gapoktan, produktivitas padi kini meningkat. Hasil panen per patok naik dua kali lipat, dari sekitar 200 kilogram menjadi 400 kilogram,” ujar Onyod.
Ia berharap sinergi antara petani, penyuluh, dan pemerintah desa terus berlanjut agar kesejahteraan masyarakat meningkat. “Dengan kebersamaan, Pasir Panjang akan semakin maju,” tambahnya.
Ketua Umum PJTM, H. Hendra Permana, mengapresiasi komitmen para petani yang terus menjaga tradisi syukur bumi sebagai wujud sujud syukur kepada Allah SWT atas limpahan hasil bumi.
Senada, Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, H. Dadang Hermawan, menyebut kegiatan ini menjadi contoh positif bagi desa-desa lain. Ia berharap acara serupa terus dilaksanakan setiap tahun, sekaligus mendorong pengembangan agrowisata.
“Kolaborasi pertanian dan pariwisata dapat menjadi daya tarik wisatawan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya optimistis. (Dicky)