Kuningan,-Bidik-kasusnews.com,. Beredarnya surat undangan yang ditandatangani langsung oleh Ketua DPRD Kuningan, Nuzul Rachdy, terkait kegiatan Ngobrol Bareng Insan Pers dan Legislatif yang rencananya akan digelar di Waduk Darma pada Minggu, 26 Juli 2026, memicu polemik di kalangan insan media.
Kegiatan tersebut disebut bertujuan untuk meningkatkan kemitraan antara DPRD Kuningan dengan insan pers. Namun, surat undangan itu menjadi perbincangan hangat setelah diketahui hanya ditujukan kepada sejumlah media tertentu.
Kondisi tersebut menimbulkan beragam tanggapan dari kalangan jurnalis. Sejumlah pihak mempertanyakan dasar penentuan media yang diundang, sehingga muncul dugaan adanya perlakuan yang tidak merata terhadap insan pers di Kabupaten Kuningan.
Menurut sejumlah wartawan, apabila benar hanya sebagian media yang dilibatkan tanpa penjelasan yang transparan, kondisi tersebut dikhawatirkan dapat menimbulkan kesan diskriminatif dan berpotensi memicu perpecahan di antara insan pers.
Ke depan, persoalan ini dinilai dapat berdampak pada hubungan kemitraan antara DPRD Kuningan dan media. Sebagai lembaga publik, DPRD diharapkan mampu membangun komunikasi yang terbuka dan tidak membeda-bedakan media dalam menjalin kerja sama.
Di sisi lain, DPRD Kuningan belakangan menjadi sorotan publik terkait sejumlah persoalan, mulai dari dugaan pelanggaran etik oleh oknum anggota dewan, polemik mengenai tunjangan DPRD, hingga adanya laporan yang disebut sedang dalam proses penanganan oleh aparat penegak hukum. Selain itu, kinerja DPRD juga mendapat kritik karena dinilai belum optimal dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap pemerintah daerah.
Oleh karena itu, bentuk sinergi dan kemitraan antara DPRD Kuningan dengan insan pers diharapkan dilakukan secara terbuka, adil, dan inklusif. Mengingat jumlah media di Kabupaten Kuningan cukup banyak, DPRD juga dinilai perlu memberikan klarifikasi mengenai mekanisme penentuan undangan agar tidak menimbulkan persepsi negatif maupun dugaan adanya upaya memecah belah hubungan antarinsan pers.
(Korwil)