Bandung Barat, Bidik-kasusnews.com – Pusat Teritorial Angkatan Darat (Pusterad) menggelar Pembekalan Ketahanan Pangan TA 2025 bagi 220 prajurit perwakilan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) dari seluruh Indonesia. Kegiatan ini dibuka secara resmi pada Senin (24/11/2025) di Pusdikter Pusterad, Jl. Raya Gadobangkong, Kabupaten Bandung Barat, dipimpin oleh Wakil Komandan Pusterad Mayjen TNI Agus Prangarso, S.Sos.
Pembekalan Strategis untuk Perkuat Peran TNI AD di Sektor Pangan (What & Why)
Dalam sambutan yang dibacakan Wadanpusterad, Komandan Pusterad Letjen TNI Mochamad Syafei Kasno menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan sektor vital yang berpengaruh langsung terhadap stabilitas nasional. Melalui pembinaan teritorial, TNI AD berkomitmen mengambil peran aktif dalam mendukung program nasional tersebut.
Letjen TNI Mochamad Syafei Kasno menyampaikan, kegagalan menyiapkan ketahanan pangan dapat berdampak luas pada keamanan negara. Oleh sebab itu, banyak negara—termasuk Indonesia—terus memperkuat sistem pangan melalui perlindungan produksi, penguatan pasar, dan peningkatan kesejahteraan petani.
“Pembekalan ini penting untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta penguasaan teknologi pertanian dan peternakan bagi prajurit Yonif TP. Mereka diharapkan mampu menularkan ilmu tersebut kepada masyarakat di wilayah binaan,” ujarnya.
Siapa yang Terlibat (Who)
Kegiatan ini diikuti oleh:
- 220 Prajurit Yonif Teritorial Pembangunan dari berbagai daerah
- Dipimpin langsung oleh Wadanpusterad Mayjen TNI Agus Prangarso
- Mengusung arahan resmi dari Danpusterad Letjen TNI Mochamad Syafei Kasno
Bagaimana Pembekalan Dilaksanakan (How)
Selama kegiatan, para peserta menerima materi meliputi:
- Pengenalan teknologi dan teknik pertanian modern
- Pengelolaan peternakan berkelanjutan
- Strategi pendampingan petani di wilayah binaan
- Pemetaan potensi lahan dan optimalisasi produksi pangan lokal
- Implementasi kebijakan teritorial dalam mendukung ketahanan pangan
Materi diberikan secara terstruktur agar dapat diserap dan diaplikasikan langsung di satuan serta ditularkan kepada masyarakat.
Harapan dan Pesan untuk Para Prajurit (What’s Next)
Danpusterad berpesan agar seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan antusias, aktif bertanya, dan tidak ragu mendalami materi teknis. Pembekalan ini tidak hanya bertujuan menambah wawasan, tetapi juga mendorong prajurit berperan sebagai motivator dan fasilitator peningkatan kesejahteraan petani dan peternak.
“Melalui pembekalan ini diharapkan terwujud pertanian dan peternakan yang lebih efisien, modern, serta berkelanjutan demi kemandirian pangan bangsa,” tutup Letjen TNI Mochamad Syafei Kasno. (Agus)

