SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Program sosial 12 Pas terus bergulir dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Sukabumi. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki saat berkunjung di Desa Sudajayahilir dan Jayamekar Kecamatan Baros, Rabu (9/9/2026).
Hadir mendampingi Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, Kepala Dinas Sosial Asep Suhendrawan, Sekretaris Dinas Sosial dr. Lulis Delawati, Camat Baros Angga Sugia Wijaya, Lurah Sudajayahilir Dendi Firmansyah, Lurah Jayamekar Ragam Zainul Alam, perwakilan Baznas, BJB para Ketua RT dan RW dan tamu undangan lainnya.

Dia mengatakan, kegiatan kali ini memasuki pelaksanaan episode ke-20 dan ke-21. Di mana sebanyak kurang lebih 16 warga kembali menerima bantuan melalui program yang didukung oleh berbagai pihak tersebut.
“Program 12 PAS ini merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga sosial, perbankan, dan berbagai unsur lainnya dalam membantu masyarakat,” kata Ayep Zaki.
Pada putaran kedua tambahnya, pelaksanaan program, para penerima manfaat mendapatkan dukungan dalam bentuk bantuan modal usaha serta bantuan melalui program 12 PAS.

“Sebanyak 16 penerima manfaat tersebut berasal dari dua wilayah kelurahan tersebut,” tuturnya.
Program ini mendapat dukungan dari sejumlah sponsor dan mitra, di antaranya Baznas, BJB, Telkom, Pegadaian, SCG, Indomaret, Alfamart, serta perkumpulan perbankan daerah Kota Sukabumi.
Dia juga menegaskan, kolaborasi berbagai pihak menjadi kekuatan penting dalam menjalankan program sosial dan pemberdayaan masyarakat.
“Keterlibatan dunia usaha, lembaga keuangan, pemerintah dan unsur masyarakat diharapkan dapat memperluas manfaat program bagi warga yang membutuhkan,” ujarnya.
Pelaksanaan kegiatan juga mendapat pendampingan dari berbagai unsur.
Sejumlah pihak turut terlibat mulai dari unsur DPRD, Sekretaris Daerah, para kepala dinas, PSM Sekmat, lurah, Ketua RW dan RT, PSM, hingga unsur kesejahteraan sosial Kota Sukabumi.
Program tersebut kata dia menjadi salah satu upaya untuk memberikan perhatian kepada masyarakat sekaligus mendorong peningkatan kemandirian ekonomi, terutama bagi penerima bantuan modal usaha.
Di tengah pelaksanaan program sosial tersebut, Ayep Zaki juga menyinggung perkembangan positif kondisi ekonomi Kota Sukabumi.
Ia menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Kota Sukabumi saat ini menunjukkan capaian yang membanggakan.
Berdasarkan data yang disampaikan, Kota Sukabumi berhasil menempati peringkat ke-17 terbaik dalam pertumbuhan ekonomi di Indonesia.
Selain pertumbuhan ekonomi, Kota Sukabumi juga dinilai mampu menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi.
Dalam capaian pengendalian inflasi, Kota Sukabumi berada di peringkat ke-9 secara nasional.
Capaian tersebut menjadi optimisme bagi Pemerintah Kota Sukabumi untuk terus memperkuat berbagai kebijakan pembangunan dan program yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat.
Ayep Zaki menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi harus berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan warga.
Karena itu, program pemberdayaan dan bantuan sosial yang melibatkan banyak pihak akan terus didorong sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang lebih mandiri.
Sementara itu, dalam kesempatan tersebut juga disampaikan mengenai agenda penting terkait TKD. Tenggat waktu untuk proses tersebut dijadwalkan pada tanggal 23.
Apabila hingga batas waktu tersebut tidak terdapat hal yang masuk atau belum ada perkembangan, maka pada tanggal 24 harus segera ditentukan sejumlah poin dalam anggaran perubahan yang selanjutnya akan dibahas dan disahkan oleh DPRD.
Langkah tersebut dinilai penting agar proses penyusunan dan penyesuaian anggaran dapat berjalan sesuai jadwal serta tetap mengakomodasi kebutuhan dan prioritas pembangunan Kota Sukabumi.
Melalui sinergi pemerintah, dunia usaha, lembaga sosial, perbankan, dan seluruh elemen masyarakat, Pemerintah Kota Sukabumi berharap berbagai program yang dijalankan mampu membuka peluang bagi masyarakat untuk tumbuh dan meningkatkan taraf perekonomiannya. (Usep)