KUNINGAN,-Bidik-kasusnews.com,– Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kuningan kembali melakukan penertiban terhadap kendaraan bermotor yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong. Penertiban tersebut dilaksanakan di dua lokasi, yakni kawasan Cirendang dan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan. Kegiatan ini menyasar pengendara sepeda motor yang dinilai berpotensi mengganggu kenyamanan masyarakat serta ketertiban lalu lintas. Di kawasan Cirendang, petugas melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan dan dokumen surat-surat kendaraan. Hasilnya, petugas mengamankan 6 STNK dan 16 kendaraan roda dua yang menjadi sasaran penindakan. Sementara di wilayah Ciawigebang, petugas mencatat 3 STNK dan 20 kendaraan roda dua berknalpot brong dalam kegiatan penertiban tersebut. Kasat Lantas Polres Kuningan AKP Aktuin Moniharapon melalui KBO Satlantas Polres Kuningan IPTU Deni Supriyana mengatakan, razia dilakukan sebagai bagian dari upaya menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat agar menggunakan kendaraan sesuai ketentuan. “Kegiatan ini merupakan upaya kami untuk menciptakan Kamseltibcarlantas dan memberikan rasa nyaman kepada masyarakat. Kami mengimbau kepada para pengendara, khususnya pengguna sepeda motor, agar tidak menggunakan knalpot brong atau knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis,” ujar IPTU Deni Heriyana. Menurutnya, penggunaan knalpot brong tidak hanya berpotensi mengganggu kenyamanan masyarakat, tetapi juga dapat memicu keresahan dan mengganggu ketertiban di jalan raya. IPTU Deni menegaskan, Satlantas Polres Kuningan akan terus melakukan kegiatan penertiban secara berkala, terutama terhadap kendaraan yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan. “Kami mengedepankan langkah persuasif dan edukatif, namun terhadap pelanggaran yang ditemukan tetap dilakukan penindakan sesuai ketentuan yang berlaku. Kami berharap masyarakat semakin sadar untuk tertib berlalu lintas,” katanya. Satlantas Polres Kuningan juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menciptakan suasana lalu lintas yang aman dan nyaman dengan menggunakan kendaraan sesuai standar serta melengkapi surat-surat kendaraan. Dengan penertiban yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan penggunaan knalpot brong di wilayah Kabupaten Kuningan dapat ditekan dan ketertiban serta kenyamanan masyarakat di jalan raya semakin terjaga. (Asep Rusliman)

KUNINGAN,-Bidik-kasusnews.com,.Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), wilayah Kabupaten Kuningan, terus menjadi perhatian serius berbagai pihak. Sejak pertama kali terdeteksi pada Senin sore, 7 September 2026, hingga Selasa, 8 September 2026, api belum sepenuhnya berhasil dipadamkan karena terus meluas dan menyebar ke tiga blok area yang berbeda lokasi. Menyikapi hal tersebut, jajaran Polres Kuningan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan bergerak cepat dan turun langsung ke lokasi untuk melakukan penanganan secara terpadu dan menyeluruh. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC), titik api pertama kali terpantau melalui pemantauan drone pada pukul 14.00 WIB di kawasan Grid 19, yang berada di wilayah Blok Cileutik, Manguntapa, dan Simaung, Kecamatan Pasawahan. Tak lama setelah terdeteksi, kepulan asap semakin tebal dan api mulai merambat luas ke tiga blok yang terpisah, sehingga memperumit proses pemadaman. Medan pegunungan yang terjal, akses lokasi yang cukup jauh, serta kondisi cuaca yang mendukung perambatan api menjadi tantangan tersendiri bagi para petugas di lapangan. Merespons cepat adanya musibah ini, Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama, S.I.K., M.H., segera mengerahkan personel Polres Kuningan untuk memperkuat tim di lokasi kejadian. Personel tidak hanya bertugas membantu upaya pemadaman, tetapi juga mengamankan kawasan, mengatur akses jalan, serta memberikan arahan kepada masyarakat agar tidak mendekati area kebakaran maupun melakukan aktivitas yang berisiko memicu perluasan api. Langkah ini dilakukan demi menjaga keselamatan warga sekaligus memastikan proses penanganan dapat berjalan lancar tanpa gangguan. Di sisi lain, BPBD Kabupaten Kuningan juga tidak tinggal diam dan langsung berkoordinasi secara erat dengan pihak BTNGC serta kepolisian guna menyusun strategi penanganan yang tepat sasaran. Tim gabungan dari berbagai elemen dikerahkan ke lokasi dengan membawa peralatan pendukung pemadaman yang tersedia. Upaya yang dilakukan meliputi pemantauan perkembangan api secara terus-menerus, pembatasan akses di sekitar kawasan yang terbakar, serta penyusunan langkah antisipatif apabila api semakin meluas ke area yang lebih luas. “Segera setelah terdeteksi, petugas langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan upaya pemadaman. Namun, karena area yang terbakar cukup luas dan tersebar di tiga blok, api belum bisa dikendalikan sepenuhnya,” ujar perwakilan BTNGC, yang menegaskan bahwa seluruh pihak saat ini sedang bekerja keras memadukan kekuatan dan sumber daya untuk segera memadamkan api sepenuhnya. Hingga berita ini diturunkan, upaya pemadaman masih berlangsung intensif dan dilakukan secara bergilir oleh tim gabungan dari Polres Kuningan, BPBD, petugas BTNGC, serta unsur terkait lainnya. Semua pihak berjuang tanpa kenal lelah, siang maupun malam, guna mencegah kerusakan yang lebih parah pada kawasan konservasi alam yang menjadi kebanggaan dan paru-paru kehidupan masyarakat Jawa Barat ini. Kepada seluruh masyarakat, khususnya warga yang tinggal di sekitar kawasan Gunung Ciremai maupun pengunjung alam, diimbau untuk turut bertanggung jawab dan tidak melakukan aktivitas apa pun yang berpotensi memicu timbulnya api, seperti menyalakan api unggun, membuang puntung rokok sembarangan, atau meninggalkan sampah yang mudah terbakar di kawasan hutan. Kebakaran hutan dan lahan bukan hanya kerugian bagi alam, tetapi juga merugikan kita semua dan generasi yang akan datang. Mari kita jaga bersama kelestarian Taman Nasional Gunung Ciremai, dan tetap waspada mengikuti perkembangan informasi resmi terkait penanganan kebakaran ini pungkasnya. (Asep Rusliman)

MAJALENGKA,-Bidik-kasusnews.com,.Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Majalengka berhasil mengulas kasus penelantaran bayi laki-laki yang sempat menggegerkan warga di perkebunan Blok Manis, Desa Beber, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka. Konferensi pers pengungkapan kasus tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Majalengka AKBP M Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., didampingi Wakapolres Majalengka, Kasat Reskrim, serta Kasi Humas di Aula SIndangkasih Polres Majalengka, Selasa (8/9/2026). AKBP M Aldy Sulaiman menjelaskan bahwa peristiwa penemuan bayi tersebut pertama kali diketahui pada Selasa (1/9/2026) sekira pukul 09.00 WIB oleh seorang buruh tani setempat. Saat sedang mencari rumput ada bungkusan kain rok warna hitam di area perkebunan. “Saat saksi mendekati dan membuka bungkusan rok tersebut, ditemukan seorang bayi laki-laki yang masih bernapas dengan kondisi berlumur darah. Saksi kemudian membawa bayi tersebut ke rumah untuk dibersihkan, melaporkan ke perangkat desa, lalu merujuk bayi tersebut ke Puskesmas Panongan, Kecamatan Jatitujuh untuk mendapatkan perawatan medis,” ujar AKBP M Aldy Sulaiman. Dari hasil pemeriksaan medis, bayi laki-laki yang ditelantarkan tersebut memiliki panjang sekitar 44 cm dengan berat badan 2,1 kg. Dari rangkaian penyelidikan intensif, Satreskrim Polres Majalengka berhasil mengamankan sosok yang diduga bertanggung jawab atas penelantaran bayi tersebut, yakni seorang anak perempuan (16). Kapolres mengungkapkan modus operandi di mana anak pelaku melahirkan bayi tersebut pada Selasa (1/9/2026) sekira pukul 05.00 WIB dengan bantuan temannya. Setelah melahirkan, tali pusar dipotong lalu bayi dibungkus menggunakan celana dan rok bahan kain warna hitam, sebelum akhirnya ditinggalkan di perkebunan wilayah Desa Beber sekitar pukul 06.30 WIB. “Kami menangani kasus ini dengan sangat berhati-hati sesuai prosedur hukum yang berlaku, khususnya mematuhi asas peradilan pidana anak. Pembimbingan dan pendampingan khusus disiapkan selama proses penyidikan,” jelas AKBP M Aldy Sulaiman. Dalam pengungkapan kasus ini, petugas mengamankan barang bukti berupa satu potong rok warna hitam yang digunakan sebagai alas pembungkus bayi, serta satu lembar surat keterangan hasil pemeriksaan medis. Atas perbuatannya, perkara ini disangkakan pasal tindak pidana penelantaran orang (anak) sebagaimana diatur dalam Pasal 430 jo. Pasal 429 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHPidana, dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun. “Saat ini proses penyidikan lebih lanjut terus dilakukan oleh jajaran Satreskrim Polres Majalengka dengan mengedepankan hak-hak anak sebagaimana diatur dalam UU SPPA,” pungkas Kapolres Majalengka, Selasa (8/9/2026). (Asep Rusliman)

Cirebon Kota,-Bidik-kasusnews.com,. Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M. bersama Dandim 0614/Kota Cirebon Letkol Arm Drajat Santoso, S.Kom., M.Han. memperkuat sinergitas TNI-Polri melalui kegiatan silaturahmi di Mako Kodim 0614/Kota Cirebon pada (08/09/2026) pukul 12.30 hingga 14.00 WIB. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan antara Polres Cirebon Kota dan Kodim 0614/Kota Cirebon melalui komunikasi, silaturahmi, serta koordinasi antara jajaran TNI dan Polri dalam menjalankan tugas di wilayah Kota Cirebon. Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Cirebon Kota didampingi Wakapolres Cirebon Kota Kompol Ari Nugroho, S.I.K., M.Si., Kabag Ops Kompol Munawan, S.H., Kasat Lantas AKP Hadi Suryanto, S.Tr.K., S.I.K., dan Kasat Intelkam AKP Iwan, S.H., M.H., sementara dari jajaran Kodim 0614/Kota Cirebon turut hadir sejumlah pejabat utama. Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menjelaskan bahwa silaturahmi tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan hubungan kerja antara TNI dan Polri, sehingga koordinasi lintas institusi dapat terus terbangun dalam pelaksanaan tugas di wilayah Kota Cirebon. Sinergitas TNI-Polri tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas bersama, tetapi juga melalui hubungan komunikasi yang baik antarpimpinan dan jajaran, sehingga setiap perkembangan di lapangan dapat dikoordinasikan dengan lebih cepat dan tepat sesuai dengan tugas serta kewenangan masing-masing. Pertemuan tersebut juga menjadi ruang untuk membangun kesamaan pemahaman mengenai pentingnya menjaga hubungan kelembagaan yang harmonis antara Polres Cirebon Kota dan Kodim 0614/Kota Cirebon, terutama dalam menghadapi berbagai dinamika yang membutuhkan koordinasi dan kerja sama antarlembaga. Melalui silaturahmi yang dilakukan secara berkelanjutan, TNI dan Polri diharapkan semakin solid dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, dengan tetap mengedepankan komunikasi, koordinasi, saling mendukung, serta menghormati tugas dan fungsi masing-masing institusi. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan personal dan kelembagaan antara jajaran Polres Cirebon Kota dengan jajaran Kodim 0614/Kota Cirebon, sebelum diakhiri dengan foto bersama. Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menegaskan bahwa sinergitas TNI-Polri merupakan kekuatan penting dalam mendukung pelaksanaan tugas di wilayah. “Silaturahmi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan sinergitas TNI-Polri, sehingga koordinasi antara Polres Cirebon Kota dan Kodim 0614/Kota Cirebon semakin solid dalam memberikan pelayanan serta pengabdian terbaik kepada masyarakat,” ujarnya. (Asep Rusliman)

Cirebon Kota,-Bidik-kasusnews.com,.Polres Cirebon Kota memperingati Hari Jadi Polisi Wanita (Polwan) ke-78 Tahun 2026 dengan mengangkat tema “One Police Woman Extra Ordinary Impact, Satu Polwan Memberikan Dampak Signifikan bagi Masyarakat”, yang menjadi momentum untuk memperkuat semangat pengabdian setiap Polwan agar mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, pada (08/09/2026) di Aula Sanika Satyawada Polres Cirebon Kota. Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., Wakapolres Cirebon Kota Kompol Ari Nugroho, S.I.K., M.Si., Ketua Bhayangkari Cirebon Kota Ny. Eka Bimantoro beserta pengurus, para Kapolsek jajaran, para Kabag, Kasat dan Kasi Polres Cirebon Kota, serta seluruh Polwan Polres Cirebon Kota yang mengikuti rangkaian peringatan HUT Polwan ke-78. Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menjelaskan bahwa tema One Police Woman Extra Ordinary Impact mengandung pesan bahwa setiap Polwan memiliki peran strategis untuk memberikan kontribusi yang berarti melalui pelaksanaan tugas, pelayanan kepada masyarakat, serta keteladanan dalam kehidupan sehari-hari. Peringatan HUT Polwan ke-78 menjadi momentum untuk mengingat kembali perjalanan panjang Polwan dalam memberikan kontribusi bagi Polri, sekaligus mendorong seluruh Polwan Polres Cirebon Kota agar terus meningkatkan kualitas pengabdian sesuai dengan perkembangan kebutuhan masyarakat. Semangat One Police Woman Extra Ordinary Impact menegaskan bahwa setiap Polwan dapat memberikan dampak signifikan melalui tindakan nyata, baik dalam memberikan pelayanan yang humanis, melaksanakan perlindungan dan pengayoman, maupun menghadirkan kepedulian terhadap berbagai kebutuhan masyarakat. Di tengah perkembangan teknologi digital, perubahan sosial, dan semakin kompleksnya tantangan kehidupan masyarakat, Polwan dituntut untuk terus meningkatkan kapasitas, kemampuan beradaptasi, profesionalisme, serta kepekaan dalam menjalankan setiap tugas sehingga keberadaannya benar-benar memberikan manfaat. Kasi Humas menambahkan bahwa dampak luar biasa tidak selalu diwujudkan melalui kegiatan besar, tetapi dapat dimulai dari setiap tindakan positif yang dilakukan secara konsisten oleh seorang Polwan, seperti memberikan pelayanan dengan empati, membantu masyarakat, mendengarkan persoalan, serta menghadirkan solusi sesuai tugas dan kewenangannya. Peringatan HUT Polwan ke-78 juga menjadi penguatan semangat bagi seluruh Polwan Polres Cirebon Kota untuk terus menjaga integritas, meningkatkan kompetensi, memperkuat sinergitas, serta memberikan kontribusi terbaik sehingga kehadiran Polwan semakin dekat dan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Rangkaian peringatan tersebut kemudian dilanjutkan dengan Zoom Meeting hybrid Syukuran HUT Polwan ke-78 Tahun 2026 Mabes Polri dan Polda Jabar, sebagai bagian dari peringatan bersama yang mengusung semangat One Police Woman Extra Ordinary Impact, Satu Polwan Memberikan Dampak Signifikan bagi Masyarakat. Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menegaskan bahwa HUT Polwan ke-78 harus menjadi momentum untuk terus menghadirkan pengabdian yang memberikan dampak nyata. “Semangat One Police Woman Extra Ordinary Impact mengingatkan setiap Polwan bahwa satu tindakan positif, pelayanan yang tulus, dan pengabdian yang profesional dapat memberikan dampak signifikan bagi masyarakat,” ujarnya. (Asep Rusliman)

JAKARTA, Bidik-kasusnews.com                      Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah kembali menjalani pemeriksaan oleh Tim 9 Kejaksaan Agung (Kejagung), Selasa (8/9/2026). Pemeriksaan tersebut berlangsung sekitar tujuh jam dan berkaitan dengan perkara dugaan korupsi serta tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam penanganan perkara PT Asabri dan PT Asuransi Jiwasraya. Febrie tiba di Gedung Kejaksaan Agung sekitar pukul 10.05 WIB. Setelah menjalani pemeriksaan, ia keluar dari gedung sekitar pukul 16.45 WIB dengan mengenakan rompi tahanan berwarna merah muda. Saat meninggalkan gedung, Febrie sempat melambaikan tangan dan tersenyum kepada awak media. Ia tidak menyampaikan keterangan mengenai materi pemeriksaan dan langsung menuju mobil tahanan untuk kembali ke Rumah Tahanan (Rutan) KPK. Kuasa hukum Febrie, Febri Diansyah, mengungkapkan bahwa kliennya mendapat sekitar 22 pertanyaan dalam pemeriksaan lanjutan tersebut. “Seingat saya ada 22 pertanyaan,” ujar Febri kepada wartawan seusai pemeriksaan di Gedung Utama Kejagung, Selasa. Menurut Febri Diansyah, pemeriksaan kali ini pada dasarnya merupakan pendalaman terhadap keterangan yang sebelumnya telah disampaikan Febrie ketika menjalani pemeriksaan sebagai tersangka. Ia menyebut penyidik kembali menggali sejumlah hal yang sebelumnya telah ditanyakan dalam pemeriksaan pertama, dengan fokus pada pendalaman keterangan. “Pertanyaannya lebih kepada memperdalam apa yang sebelumnya pernah ditanyakan dalam pemeriksaan sebagai tersangka yang pertama,” kata Febri. Pemeriksaan lanjutan tersebut menjadi bagian dari proses penyidikan yang dilakukan Tim 9 Kejagung dalam mengusut perkara yang berkaitan dengan PT Asabri dan PT Asuransi Jiwasraya. Proses hukum terhadap Febrie Adriansyah masih berjalan. Pemeriksaan terhadap tersangka dilakukan untuk mendalami keterangan dan fakta-fakta yang diperlukan dalam proses penyidikan. (Agus)

AMUNTAI, Bidik-kasusnews.com                      Satuan Lalu Lintas Polres Hulu Sungai Utara (HSU) meningkatkan kegiatan patroli malam di sejumlah ruas jalan yang dinilai rawan kecelakaan, pelanggaran, dan gangguan kelancaran lalu lintas di wilayah Amuntai. Kegiatan patroli sekaligus Blue Light Patrol tersebut dilaksanakan pada Selasa (8/9/2026) mulai pukul 20.00 WITA hingga selesai. Petugas menyambangi sejumlah ruas jalan, di antaranya Jalan Jenderal A. Yani, Jalan Brigjen H. Hasan Baseri, Jalan Murung Sari, Jalan Rakha, Jalan Bayur Bypass, Jalan Pelampitan, serta Jalan Jermani Husein, Banjang, Amuntai. Patroli dilakukan sebagai langkah preventif untuk menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar, khususnya pada malam hari. Dalam kegiatan tersebut, personel Satlantas Polres HSU juga melakukan pengaturan lalu lintas serta memberikan teguran kepada pengguna jalan yang dinilai berpotensi menimbulkan kecelakaan maupun pelanggaran. Salah satu yang menjadi perhatian petugas adalah penggunaan lampu strobo pada kendaraan pribadi yang dapat menyilaukan pengguna jalan lain. Petugas juga melakukan pengawasan terhadap kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL) yang berpotensi membahayakan keselamatan serta mengganggu kelancaran arus lalu lintas. Kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga mengedepankan edukasi dan pencegahan. Pengendara diingatkan untuk mematuhi aturan lalu lintas serta mengutamakan keselamatan selama berkendara. Personel yang terlibat dalam patroli tersebut yakni Aipda Edi Hariono, S.H., Brigadir Ahmad Fikriyadi, Briptu Akmal Wira, Briptu M. Rio D, dan Bripda M. Riza Saputra. Melalui patroli rutin tersebut, Satlantas Polres HSU berupaya memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat pengguna jalan sekaligus menekan potensi kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas. Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya keselamatan berkendara sehingga tercipta keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Polres Hulu Sungai Utara. Satlantas Polres HSU mengimbau masyarakat untuk selalu tertib berlalu lintas, mengutamakan keselamatan, serta tidak menggunakan perlengkapan kendaraan yang dapat membahayakan pengguna jalan lainnya. (Agus)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Ratusan jamaah memadati Padepokan Sapujagat di Kampung Pasirpulus, Desa Cidahu, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi, dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar Perguruan Sapujagat Cabang Pajampangan. Kegiatan yang berada di bawah naungan Yayasan Al-Ikhlas Sapujagat tersebut berlangsung khidmat pada Selasa malam menjelang Rabu, bertepatan dengan 26 Maulud 1448 Hijriah atau 8 September 2026. Peringatan Maulid Nabi dipimpin Ketua Perguruan Sapujagat Cabang Pajampangan, Ustadz Yudi Pratama yang dikenal dengan sapaan Si Peci Merah Tijampang. Sejumlah rangkaian kegiatan digelar, mulai dari pembacaan Maulid, sholawat, tausiah, dzikir, doa bersama hingga silaturahmi dan makan bersama. Kehadiran Wakapolres Sukabumi Kompol Agus Susanto, S.H., M.H. menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut. Ia hadir mewakili Kapolres Sukabumi AKBP Benny Cahyadi, S.H., S.I.K., M.H., bersama jajaran Polres Sukabumi. Turut hadir Kasat Reskrim Polres Sukabumi Iptu Dudi Suharyana, unsur Forkopimcam Cibitung yang dipimpin Camat Soleh. Turut membersamai Kapolsek Surade Iptu Ade Hendra, Kapolsek Jampangkulon AKP Muhlis, Kepala Desa Cidahu, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda. Selain itu, Ketua Umum Paguyuban Jampang Tandang Makalangan (PJTM) H. Hendra Permana juga hadir didampingi Sekjen Hendrik Firmansyah serta Waka Jagaraksa yang akrab disapa Bah Dendi bersama anggota PJTM lainnya. Dalam sambutannya, Ustadz Yudi Pratama mengajak seluruh pihak untuk memperkuat persatuan dan membangun bangsa dengan menjadikan nilai-nilai agama sebagai pondasi utama. “Kita bersama-sama membangun bangsa demi keutuhan negara dengan pondasi agama yang kuat,” ujar Ustadz Yudi Pratama. Ia juga menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih atas kehadiran Wakapolres Sukabumi beserta seluruh jajaran dan tamu undangan yang telah meluangkan waktu menghadiri peringatan Maulid Nabi tersebut. Sementara itu, Wakapolres Sukabumi Kompol Agus Susanto memberikan apresiasi kepada Perguruan Sapujagat Cabang Pajampangan atas terselenggaranya kegiatan keagamaan yang berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan. Ia berharap Perguruan Sapujagat terus menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan sekaligus mengambil peran positif dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. “Semoga Perguruan Sapujagat senantiasa mengedepankan nilai-nilai keagamaan serta turut aktif membantu menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat,” ujarnya. Suasana religius sudah terasa sejak awal acara melalui pembacaan Marhaba dan lantunan sholawat yang dipimpin langsung Ustadz Yudi Pratama bersama para santri. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat Alquran oleh Ustadz Sihabudin dari Pondok Pesantren Al-Anwar, Pelabuhan Ratu. Ketua Umum PJTM, H. Hendra Permana, dalam sambutannya turut menyampaikan apresiasi terhadap Perguruan Sapujagat. Ia berharap perguruan tersebut terus memberikan manfaat dan menjadi contoh dalam menebarkan nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat. Memasuki sesi tausiah, jamaah mendapat siraman rohani dari mubaligh muda Al-Ustadz Wildan Pratama, putra dari Ustadz Yudi Pratama. Tausiah kemudian dilanjutkan oleh mubaligh kondang KH. Yendi Al-Anwari, pimpinan Pondok Pesantren Al-Anwar dari Kecamatan Simpenan. Dalam ceramahnya, KH. Yendi Al-Anwari menyampaikan berbagai hikmah dan keteladanan dari perjalanan serta risalah Kangjeng Nabi Muhammad SAW yang menjadi pedoman bagi umat Islam dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa. Hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir, ratusan jamaah tampak tetap mengikuti acara dengan penuh khusyuk. Peringatan Maulid Nabi tersebut pun menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat nilai keagamaan, persatuan dan kebersamaan masyarakat Pajampangan. (Dicky)