Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan jajaran Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), melalui kegiatan monitoring perkembangan lahan swasembada jagung di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, Kamis (25/6/2026).
Kegiatan monitoring dilakukan langsung oleh personel Polsek Banjang guna memastikan pertumbuhan tanaman jagung binaan Polri berjalan sesuai harapan sekaligus memberikan pendampingan kepada kelompok tani yang terlibat dalam program swasembada pangan.
Lahan yang dipantau merupakan milik Sadikin yang dikelola bersama Kelompok Tani (Poktan) Mandiri, salah satu kelompok tani binaan Polri di wilayah Kecamatan Banjang. Lahan seluas empat hektare tersebut ditanami jagung pakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan produksi pertanian dan mendukung ketersediaan bahan baku pakan ternak di daerah.
Kapolsek Banjang melalui personel yang bertugas menjelaskan bahwa tanaman jagung di lokasi tersebut saat ini berusia sekitar 35 hari setelah tanam. Berdasarkan hasil pemantauan lapangan, pertumbuhan tanaman tergolong cukup baik dengan tinggi rata-rata berkisar antara 40 hingga 50 sentimeter.
“Monitoring ini dilakukan untuk mengetahui perkembangan tanaman secara langsung sekaligus memastikan program swasembada jagung yang menjadi bagian dari ketahanan pangan nasional dapat berjalan optimal,” ujar petugas di lokasi.
Lahan pertanian yang mulai ditanam sejak 12 Mei 2026 itu menggunakan bibit jagung hibrida Bisi 18 sebanyak 100 kilogram. Untuk mendukung pertumbuhan tanaman, petani memanfaatkan pupuk NPK 16-16-16 dan dolomit, sementara pengendalian gulma dilakukan menggunakan herbisida sesuai kebutuhan lahan.
Meski pengelolaan lahan masih menggunakan peralatan pertanian manual, kondisi tanaman saat ini menunjukkan perkembangan yang cukup menjanjikan. Jika tidak mengalami kendala cuaca maupun serangan hama, panen diperkirakan dapat dilakukan pada Oktober 2026 mendatang.
Kegiatan monitoring dipimpin oleh Aiptu Noryadi bersama Aipda Robbi Utama dan Bripda M. Alfito Gusna. Selain melakukan pengecekan kondisi tanaman, petugas juga berdialog dengan petani untuk mengetahui berbagai kendala yang dihadapi selama masa pertumbuhan jagung.
Program pendampingan yang dilakukan Polri ini merupakan bagian dari dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi sektor pertanian di tingkat daerah.
Dengan keterlibatan aktif aparat kepolisian dalam pendampingan dan pengawasan, diharapkan para petani semakin termotivasi untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat kemandirian pangan masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah Desa Pulau Damar terpantau aman, tertib, dan kondusif. Polsek Banjang menegaskan akan terus melakukan pemantauan secara berkala guna memastikan perkembangan tanaman jagung berjalan optimal hingga masa panen tiba.
Melalui sinergi antara Polri dan masyarakat, program swasembada jagung di Kabupaten Hulu Sungai Utara diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan petani serta mendukung terwujudnya ketahanan pangan yang berkelanjutan.
(Agus)