HSU, BIDIK-KASUSNEWS.COM Upaya memperkuat ketahanan pangan terus dilakukan jajaran kepolisian di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan. Polsek Banjang secara rutin melakukan monitoring perkembangan lahan swasembada jagung di wilayah hukumnya, termasuk lahan pertanian di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang.
Monitoring tersebut dilaksanakan pada Kamis, 30 Juli 2026 sekitar pukul 11.30 Wita. Kegiatan dilakukan untuk memastikan perkembangan tanaman jagung sekaligus melihat kondisi lahan yang menjadi bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan.
Dalam pemantauan tersebut, personel Polsek Banjang mendatangi lahan milik Sadikin yang dikelola secara perorangan melalui kelompok tani Mandiri binaan Polri. Lahan tersebut memiliki luas sekitar 4 hektare atau 40.000 meter persegi.
Tanaman jagung yang ditanam pada 12 Mei 2026 itu kini memasuki usia sekitar 81 hari. Berdasarkan hasil pemantauan, pertumbuhan tanaman berada pada kisaran 2 hingga 2,1 meter dan diperkirakan memasuki masa panen sekitar 10 Oktober 2026.
Jenis tanaman yang dikembangkan merupakan jagung pakan dengan menggunakan benih hibrida Bisi 18. Untuk kebutuhan penanaman, digunakan sekitar 100 kilogram benih. Sementara pemupukan dilakukan menggunakan NPK 16.16.16 dan dolomit, sedangkan pengendalian gulma menggunakan herbisida Basmilang.
Dalam pengelolaannya, lahan tersebut masih menggunakan metode manual tanpa dukungan alat dan mesin pertanian (alsintan).
Kapolsek Banjang melalui personelnya menegaskan bahwa kegiatan monitoring tidak hanya sebatas melihat perkembangan tanaman, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan pendampingan kepada masyarakat yang terlibat dalam program ketahanan pangan.
Tiga personel Polsek Banjang yang melaksanakan monitoring yakni Aiptu Herry Sutanto, Aiptu Slamet Rianto, dan Aiptu Sukadi.
Kegiatan berlangsung dengan aman dan lancar. Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Banjang selama kegiatan berlangsung juga terpantau kondusif.
Monitoring secara berkala diharapkan dapat membantu memastikan lahan pertanian tetap terkelola dengan baik hingga masa panen, sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam mendukung penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Langkah tersebut menjadi salah satu bentuk sinergi Polri bersama masyarakat dalam mengawal program pangan, khususnya pengembangan komoditas jagung yang memiliki nilai strategis bagi kebutuhan pakan dan sektor pertanian.
(Agus)