Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Jajaran Polsek Amuntai Utara, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), terus melakukan monitoring perkembangan lahan swasembada jagung sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional. Kegiatan pemantauan dilaksanakan di lahan milik Kelompok Tani (Poktan) Sungai Bayan, Desa Panangkalaan, Kecamatan Amuntai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Sabtu (11/7/2026).
Monitoring yang dimulai sekitar pukul 11.30 WITA tersebut dilakukan oleh Aiptu Ferry A.P. bersama Bripda Dio. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui secara langsung kondisi pertumbuhan tanaman jagung sekaligus mengidentifikasi kendala yang dihadapi petani di lapangan.
Dari hasil pemantauan, tanaman jagung di lahan Poktan Sungai Bayan memiliki tinggi berkisar antara 80 hingga 110 sentimeter. Namun, petugas menemukan sebagian daun tanaman mulai menguning akibat kondisi tanah yang memiliki kelembaban tinggi atau masih basah, sehingga memengaruhi pertumbuhan jagung.
Kondisi tersebut menjadi perhatian dalam upaya mendukung keberhasilan program swasembada jagung. Monitoring secara berkala diharapkan dapat memberikan data terkini mengenai perkembangan tanaman serta menjadi bahan evaluasi dalam menentukan langkah-langkah penanganan apabila kondisi lahan belum kembali normal.
Kapolsek Amuntai Utara menegaskan bahwa kegiatan pemantauan akan terus dilakukan sebagai bentuk pendampingan kepada para petani sekaligus memastikan perkembangan program ketahanan pangan di wilayah hukum Polsek Amuntai Utara berjalan optimal.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Polsek Amuntai Utara berkomitmen terus bersinergi dengan masyarakat dalam mendukung sektor pertanian guna mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Hulu Sungai Utara.
(Agus)