Amuntai, Bidik-kasusnews.com – Guna memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) berjalan lancar serta mencegah potensi gangguan keamanan, jajaran Polres Hulu Sungai Utara melalui Polsek Amuntai Tengah melaksanakan patroli dan monitoring di dua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Sabtu (16/5/2026) mulai pukul 07.00 WITA.
Kegiatan ini difokuskan di SPBU 64.714.06 Muara Tapus dan SPBU 64.714.07 Banua Lima sebagai upaya memastikan penyaluran BBM kepada masyarakat berlangsung tertib, aman, dan sesuai prosedur.
Patroli dan pengawasan dipimpin oleh personel Polsek Amuntai Tengah. Untuk SPBU Banua Lima, kegiatan dipimpin oleh Ipda Sulistono, S.Sos bersama Bripka Junaidi dan Brigpol Juliansyah. Sementara di SPBU Muara Tapus, monitoring dilakukan oleh Bripka Gunawan Susanto bersama Brigpol Widianto, Briptu Aldi Ramadhani, Bripda M. Zainudin, dan Bripda M. Zainal Ilmi.
Berdasarkan hasil pemantauan, stok BBM non-subsidi di SPBU Muara Tapus tercatat terdiri dari 2.000 liter Pertamax dan 4.400 liter Pertamina Dex. Sedangkan di SPBU Banua Lima tersedia 4.930 liter Pertamax dan 4.700 liter Dexlite.
Kapolres Hulu Sungai Utara melalui jajaran Polsek Amuntai Tengah menegaskan bahwa patroli rutin ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjaga stabilitas distribusi energi sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang melakukan pengisian bahan bakar.
“Monitoring dilakukan untuk memastikan distribusi BBM berjalan lancar, tidak terjadi antrean yang mengganggu, dan situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujar salah satu petugas di lapangan.
Hingga kegiatan berakhir, seluruh proses distribusi BBM di kedua SPBU berlangsung tertib tanpa hambatan. Situasi di wilayah hukum Polsek Amuntai Tengah dilaporkan aman dan kondusif.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata semangat Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui motto Polres Hulu Sungai Utara: Ikhlas, Komitmen, Konsisten, dan Bermartabat.
(Agus)