Amuntai, Bidik-kasusnews.com — Peringatan Hari Guru Nasional sekaligus HUT ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) tingkat Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) digelar meriah di GOR Serba Guna Empu Mandastana, Desa Sungai Karias, Kecamatan Amuntai Tengah, pada Kamis, 11 Desember 2025. Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 Wita itu dihadiri ratusan peserta dari jajaran pemerintah daerah, tenaga pendidik, hingga para tokoh pendidikan.
Acara dihadiri langsung oleh Bupati HSU H. Sahrujani, Wakil Ketua II DPRD HSU Ahmad Al Ghifari, Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, serta Wakil Ketua PGRI Provinsi Kalsel Dr. Abidinsyah, M.Pd. Hadir pula Ketua PGRI Kabupaten HSU, para guru dari berbagai jenjang pendidikan, serta tamu undangan lainnya.
Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto melalui PS. Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh guru di Kabupaten HSU.
“Guru adalah kompas pendidikan bangsa. Polres HSU memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada para pendidik yang terus berjuang mencerdaskan generasi penerus. Pada momentum HUT ke-80 PGRI ini, kami juga memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan kondusif melalui pengamanan terbuka, tertutup, serta pengaturan lalu lintas,” ungkapnya.
Rangkaian Acara Penuh Kekhidmatan dan Apresiasi
Acara diawali dengan persembahan tarian daerah, dilanjutkan pembukaan resmi, menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars PGRI, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dan doa bersama. Suasana semakin hangat ketika Ketua PGRI Kabupaten HSU H. Basuki Rahman, S.Pd.SD., M.Pd. menyampaikan laporan serta memberikan penghargaan kepada Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) berprestasi.
Bupati HSU dalam sambutannya menekankan pentingnya inovasi di dunia pendidikan. Ia mengajak para guru untuk terus adaptif menghadapi perkembangan digital dan dinamika pendidikan modern. Puncak acara ditandai dengan pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun, sebagai simbol syukur atas delapan dekade perjalanan PGRI dalam memperjuangkan kemajuan pendidikan nasional.
Salah satu momen paling mengharukan adalah ketika para siswa membawakan Hymne Guru dan Terima Kasihku, yang membuat banyak guru merasakan kebanggaan sekaligus haru dalam suasana penuh kehangatan.
Pengamanan Terpadu Polres HSU
Polres HSU menurunkan personel untuk pengamanan menyeluruh, baik terbuka maupun tertutup, serta melakukan pengaturan arus lalu lintas di sekitar GOR. Hal ini memastikan seluruh peserta dapat mengikuti acara dengan nyaman dan aman tanpa hambatan.
IPTU Asep menegaskan bahwa momentum Hari Guru Nasional harus menjadi penggerak semangat baru bagi tenaga pendidik.
“Guru adalah pilar peradaban. Semoga peringatan ini menjadi energi positif bagi para pendidik untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam mencetak generasi emas Indonesia,” ujarnya.
Secara keseluruhan, kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar, serta menjadi wujud penghormatan kepada guru sebagai garda terdepan pembangunan bangsa. (Agus)

