Cirebon Kota,-BIDIK-KASUSNEWS.COM,.Upaya membangun budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini terus dilakukan jajaran Polres Cirebon Kota. Kali ini, kepedulian tersebut diwujudkan melalui kunjungan edukatif ke LKSA Muawanah dengan memberikan pemahaman mengenai keamanan dan keselamatan berlalu lintas kepada anak-anak panti.
Dalam kegiatan tersebut, Kasat Lantas Polres Cirebon Kota AKP HADI SURYANTO, S.Tr.K., S.I.K melalui Ipda Marta Dani menyampaikan pentingnya disiplin dan kesadaran masyarakat dalam berkendara di jalan raya. Edukasi ini dinilai penting mengingat tingginya angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang masih terjadi, terutama akibat rendahnya kepatuhan terhadap aturan berkendara.
Di hadapan anak-anak panti, Ipda Marta menjelaskan bagaimana cara berkendara yang baik dan benar, mulai dari mematuhi rambu-rambu lalu lintas, menggunakan helm standar, hingga pentingnya menjaga keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya.
“Jika nanti sudah cukup umur dan berkendara di jalan, harus mematuhi aturan lalu lintas dan rambu-rambu yang berlaku. Saat ini wilayah Polres Cirebon Kota juga sudah banyak terpasang Camera ETLE. Jika kendaraan terekam melakukan pelanggaran, maka kendaraan tersebut akan terblokir, dan pada saat perpanjangan pajak STNK harus di selesaikan terlebih dahalu proses tilang etle tersebut, jelas Ipda Marta.
Ia menegaskan, penerapan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) bukan semata-mata untuk menindak pelanggar, melainkan sebagai upaya menciptakan budaya tertib lalu lintas dan meningkatkan keselamatan masyarakat di jalan raya.
Kegiatan edukasi tersebut mendapat sambutan hangat dari pengurus maupun anak-anak panti.
Ketua LKSA Muawanah, H. Soleh Setiawan, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas perhatian yang terus diberikan jajaran Polres Cirebon Kota kepada lembaga sosial yang dipimpinnya.
“Kami merasa bahagia dan bersyukur karena sampai saat ini Polres Cirebon Kota masih mau berbagi perhatian dan mengunjungi anak-anak di LKSA Muawanah. Kehadiran polisi di tengah anak-anak panti menjadi motivasi tersendiri bagi mereka,” ujar Soleh.
Suasana semakin hangat saat Ipda Marta menanyakan cita-cita anak-anak panti. Beberapa anak tampak antusias ketika ditanya siapa yang bercita-cita menjadi polisi maupun polwan. Pertanyaan sederhana tersebut menjadi bentuk stimulus dan motivasi agar anak-anak terus semangat belajar dan memiliki harapan besar untuk masa depan mereka.
Melalui kegiatan humanis seperti ini, Polres Cirebon Kota menunjukkan bahwa tugas kepolisian tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir memberikan edukasi, motivasi, serta menanamkan nilai kedisiplinan kepada generasi muda sejak dini.
(Asep Rusliman)Polres Cirebon Kota Edukasi Keselamatan Lalu Lintas dan Sosialisasi ETLE kepada Anak-anak LKSA Muawanah
Cirebon Kota,-BIDIK-KASUSNEWS.COM,.Upaya membangun budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini terus dilakukan jajaran Polres Cirebon Kota. Kali ini, kepedulian tersebut diwujudkan melalui kunjungan edukatif ke LKSA Muawanah dengan memberikan pemahaman mengenai keamanan dan keselamatan berlalu lintas kepada anak-anak panti.
Dalam kegiatan tersebut, Kasat Lantas Polres Cirebon Kota AKP HADI SURYANTO, S.Tr.K., S.I.K melalui Ipda Marta Dani menyampaikan pentingnya disiplin dan kesadaran masyarakat dalam berkendara di jalan raya. Edukasi ini dinilai penting mengingat tingginya angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang masih terjadi, terutama akibat rendahnya kepatuhan terhadap aturan berkendara.
Di hadapan anak-anak panti, Ipda Marta menjelaskan bagaimana cara berkendara yang baik dan benar, mulai dari mematuhi rambu-rambu lalu lintas, menggunakan helm standar, hingga pentingnya menjaga keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya.
“Jika nanti sudah cukup umur dan berkendara di jalan, harus mematuhi aturan lalu lintas dan rambu-rambu yang berlaku. Saat ini wilayah Polres Cirebon Kota juga sudah banyak terpasang Camera ETLE. Jika kendaraan terekam melakukan pelanggaran, maka kendaraan tersebut akan terblokir, dan pada saat perpanjangan pajak STNK harus di selesaikan terlebih dahalu proses tilang etle tersebut, jelas Ipda Marta.
Ia menegaskan, penerapan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) bukan semata-mata untuk menindak pelanggar, melainkan sebagai upaya menciptakan budaya tertib lalu lintas dan meningkatkan keselamatan masyarakat di jalan raya.
Kegiatan edukasi tersebut mendapat sambutan hangat dari pengurus maupun anak-anak panti.
Ketua LKSA Muawanah, H. Soleh Setiawan, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas perhatian yang terus diberikan jajaran Polres Cirebon Kota kepada lembaga sosial yang dipimpinnya.
“Kami merasa bahagia dan bersyukur karena sampai saat ini Polres Cirebon Kota masih mau berbagi perhatian dan mengunjungi anak-anak di LKSA Muawanah. Kehadiran polisi di tengah anak-anak panti menjadi motivasi tersendiri bagi mereka,” ujar Soleh.
Suasana semakin hangat saat Ipda Marta menanyakan cita-cita anak-anak panti. Beberapa anak tampak antusias ketika ditanya siapa yang bercita-cita menjadi polisi maupun polwan. Pertanyaan sederhana tersebut menjadi bentuk stimulus dan motivasi agar anak-anak terus semangat belajar dan memiliki harapan besar untuk masa depan mereka.
Melalui kegiatan humanis seperti ini, Polres Cirebon Kota menunjukkan bahwa tugas kepolisian tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir memberikan edukasi, motivasi, serta menanamkan nilai kedisiplinan kepada generasi muda sejak dini.
(Asep Rusliman)