Danau Panggang, Bidik-kasusnews.com
Upaya meningkatkan keamanan dan keselamatan transportasi air di wilayah Hulu Sungai Utara (HSU) kembali ditegaskan melalui razia gabungan yang digelar Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres HSU bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten HSU. Kegiatan penertiban terhadap persyaratan teknis kapal perairan daratan, sungai, dan danau (LLASD) ini berlangsung pada Senin pagi di Dermaga Danau Panggang.
Razia dimulai pukul 09.00 Wita dengan menyasar kapal-kapal yang beroperasi atau sedang bersandar di kawasan Danau Panggang, salah satu jalur transportasi air yang menjadi nadi mobilitas masyarakat di daerah tersebut. Langkah ini merupakan bentuk pengawasan preventif untuk memastikan setiap armada air memenuhi standar keselamatan pelayaran sesuai ketentuan perundang-undangan.
Petugas gabungan memeriksa berbagai aspek teknis, mulai dari kelengkapan dokumen kapal, sertifikasi juragan atau awak kapal, hingga ketersediaan alat keselamatan. Pemeriksaan kondisi mesin, lambung kapal, dan jumlah jaket pelampung yang wajib sesuai dengan kapasitas penumpang menjadi fokus utama.
PS. Kasi Humas Polres HSU, IPTU Asep Hudzainur, menjelaskan bahwa razia ini merupakan instruksi langsung Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.IK, M.Si. “Keselamatan pelayaran adalah harga mati. Banyak insiden di perairan berawal dari kelalaian pemenuhan persyaratan teknis atau minimnya alat keselamatan,” ujar IPTU Asep.
Ia menambahkan bahwa sinergi antara Polairud dan Dishub menjadi kunci keberhasilan pengawasan. “Dishub sebagai regulator teknis dan Polairud sebagai penegak hukum saling melengkapi. Kolaborasi ini memastikan pesan keselamatan tersampaikan secara jelas kepada seluruh pengguna transportasi air,” katanya.
Selama pemeriksaan berlangsung, petugas juga memberikan edukasi langsung kepada para juragan kapal. Teguran persuasif dan bimbingan teknis diberikan kepada pemilik kapal yang masih belum memenuhi standar, sebagai bentuk pendampingan agar proses pemenuhan persyaratan dapat dilakukan dengan benar.
Respons masyarakat terhadap kegiatan ini terbilang positif. Para juragan kapal dan pengguna jasa transportasi air semakin memahami pentingnya kelengkapan teknis dan alat keselamatan untuk mencegah kecelakaan di perairan. Selain itu, kegiatan ini turut mempererat hubungan antara masyarakat dan anggota Sat Polairud, menciptakan komunikasi yang lebih humanis di lapangan.
Di akhir kegiatan, IPTU Asep menegaskan komitmen jangka panjang Polres HSU. “Sesuai visi HEBAT-SIGAP-UNGGUL, kegiatan seperti ini akan terus dilaksanakan. Kami berharap budaya keselamatan menjadi bagian dari kebiasaan para juragan, bukan sekadar dipatuhi saat ada razia. Bila seluruh kapal memenuhi standar, keamanan perairan HSU dapat terjaga dengan baik,” tutupnya. (Agus)

