SUKABUMI-BIDIK-KAUSNEWS.COM – Sejumlah orang tua siswa di salah satu SMK negeri di wilayah Sukabumi mengaku menghadapi kesulitan dalam memenuhi biaya kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) bagi anak-anak mereka.
Di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil, mencari uang tunai menjadi tantangan utama. Meski pihak sekolah bersama komite telah menyepakati besaran biaya melalui musyawarah serta memberikan opsi pembayaran secara cicilan, hal tersebut belum sepenuhnya meringankan beban para wali murid.
Sebagian orang tua harus menyiasati kondisi dengan menyisihkan penghasilan sedikit demi sedikit. Upaya ini dilakukan agar anak-anak mereka tetap dapat mengikuti kegiatan PKL tanpa terkendala biaya.
Di balik keterbatasan tersebut, tersimpan tekad kuat para orang tua untuk tetap mendukung pendidikan anak. Mereka rela berjuang lebih keras demi memastikan masa depan putra-putrinya tetap berjalan sesuai harapan.
Sejumlah wali murid mengungkapkan bahwa penghasilan harian yang tidak menentu menjadi faktor utama sulitnya memenuhi kewajiban tersebut. Terlebih bagi mereka yang bekerja di sektor informal, kondisi ekonomi yang fluktuatif membuat perencanaan keuangan menjadi semakin berat.
Di sisi lain, kegiatan PKL dinilai penting sebagai bagian dari proses pembelajaran siswa di SMK. Melalui kegiatan ini, para siswa diharapkan mendapatkan pengalaman kerja langsung yang dapat menjadi bekal saat terjun ke dunia industri setelah lulus nanti.
Para orang tua berharap adanya solusi yang lebih meringankan, baik dari sisi skema pembayaran maupun dukungan lain yang dapat membantu siswa tetap mengikuti PKL tanpa membebani keluarga secara berlebihan. Mereka juga menginginkan adanya perhatian lebih terhadap kondisi ekonomi masyarakat yang masih dalam tahap pemulihan. (Dicky)