Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Momentum pertandingan perempat final Piala Dunia 2026 antara Norwegia dan Inggris dimanfaatkan jajaran Babinsa Kodim 0410/Kota Bandar Lampung (KBL) untuk mempererat hubungan dengan masyarakat melalui kegiatan nonton bareng (nobar), Minggu (12/7/2026) dini hari.
Kegiatan yang digelar serentak di sejumlah wilayah binaan itu menjadi bagian dari pembinaan teritorial (Binter) yang bertujuan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Selain menikmati pertandingan sepak bola dunia, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi dan komunikasi antara Babinsa dengan warga.
Di wilayah Koramil 410-01/Panjang, kegiatan nobar berlangsung di tiga lokasi. Serka Yudha S. memimpin acara di Makoramil 410-01/Panjang yang dihadiri sekitar 25 warga. Sementara itu, Peltu Adi P. menggelar nobar bersama 25 warga di Warung Kopi Benteng, Jalan Cendana, Kelurahan Sukabumi. Antusiasme serupa terlihat di Kafe Ridho, Jalan Pulau Sebesi, Kelurahan Sukarame Baru, yang dipimpin Pelda I Putu G. dengan kehadiran sekitar 30 peserta.
Suasana keakraban begitu terasa selama pertandingan berlangsung. Babinsa dan masyarakat duduk bersama menyaksikan laga sambil berdialog santai mengenai berbagai persoalan di lingkungan sekitar. Momen tersebut menjadi sarana mempererat hubungan emosional sekaligus membangun komunikasi yang lebih dekat antara aparat teritorial dan warga binaannya.
Melalui kegiatan seperti ini, Babinsa menunjukkan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan tugas pertahanan dan keamanan, tetapi juga mendukung terciptanya kebersamaan serta memperkuat persatuan melalui kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan penuh kehangatan. Kegiatan ditutup dengan ramah tamah yang semakin memperkokoh sinergi antara TNI dan masyarakat.
Kodim 0410/Kota Bandar Lampung terus berkomitmen menghadirkan Babinsa yang aktif di tengah masyarakat. Melalui berbagai kegiatan pembinaan teritorial, termasuk nonton bareng Piala Dunia 2026, diharapkan hubungan harmonis antara TNI dan rakyat semakin kuat sebagai fondasi menjaga persatuan, keamanan, dan kondusivitas wilayah.
(Agus)