SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Penguatan kehidupan keagamaan dan kemasyarakatan menjadi salah satu perhatian dalam Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukabumi.
Forum tersebut menjadi ruang strategis untuk menyusun program kerja yang tidak hanya berkaitan dengan dakwah, tetapi juga menyentuh kerukunan, ekonomi, hingga penguatan ukhuwah.

Mukerda MUI Kabupaten Sukabumi berlangsung di Pondok Modern Assalam Putri, Selasa (6/10/2026), dan dibuka langsung oleh Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas.
Andreas menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Mukerda tersebut. Menurutnya, forum ini penting karena menjadi kesempatan bagi jajaran MUI untuk merumuskan berbagai langkah dan program yang dapat memberikan manfaat langsung bagi umat dan masyarakat.
“Kami Pemerintah Kabupaten Sukabumi berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program kerja MUI,” kata Andreas.
Ia menjelaskan, dukungan tersebut di antaranya diarahkan untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan, menjaga kerukunan umat, serta membimbing masyarakat agar kehidupan sosial di Kabupaten Sukabumi semakin agamis, harmonis, dan sejahtera.
Menurut Andreas, keberhasilan pembangunan daerah tidak semata-mata dilihat dari pembangunan fisik. Aspek mental dan spiritual masyarakat juga menjadi bagian penting yang harus mendapatkan perhatian.
Terlebih, MUI memiliki posisi strategis sebagai wadah berhimpunnya para ulama, kyai, dan tokoh agama yang selama ini memiliki peran besar dalam memberikan bimbingan kepada masyarakat.
“Kami sangat mengharapkan dukungan, doa, dan bimbingan dari para kyai, alim ulama, sesepuh, dan segenap pengurus MUI,” ujarnya.
Andreas berharap sinergi antara pemerintah daerah dan para ulama dapat terus diperkuat sehingga Kabupaten Sukabumi senantiasa memperoleh petunjuk, bimbingan, keberkahan, serta ridho Allah SWT.
Sementara itu, Ketua MUI Kabupaten Sukabumi KH E Fatahillah mengatakan, pihaknya berkomitmen membangun kemitraan yang semakin kuat dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi.
Karena itu, program kerja MUI periode 2026-2031 akan diarahkan agar memiliki keterkaitan dengan visi pembangunan daerah.
“MUI merupakan mitra pemerintah. Maka dari itu, kami periode 2026-2031 memiliki visi terwujudnya MUI Kabupaten Sukabumi yang istiqomah dalam berdakwah, mudawwamah dalam ibadah menuju masyarakat yang mubarakah,” ungkapnya.
Salah satu agenda yang akan didorong MUI yakni program pendampingan keagamaan bagi masyarakat yang berada di lingkungan industri. Program tersebut direncanakan melalui kolaborasi antara MUI dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi.
“Semoga program ini terwujud secepatnya,” bebernya.
Dalam forum Mukerda, KH E Fatahillah juga mendorong seluruh peserta untuk menyampaikan gagasan terbaik yang dapat memberikan kontribusi terhadap kemajuan Kabupaten Sukabumi.
Ia menilai, program yang dirumuskan MUI perlu menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat, sehingga keberadaan organisasi ulama tersebut semakin dirasakan manfaatnya.
“Keluarkan ide positif untuk kemajuan Kabupaten Sukabumi yang mubarakah, baik di bidang takwa, kerukunan umat, ekonomi, dan ukhuwah,” pungkasnya. (Dicky)