PEMALANG – BIDIK-KASUSNEWS.COM Pemerintah Kecamatan Watukumpul bersama Polsek Watukumpul bergerak cepat menyikapi rencana penutupan jalan darurat yang berada di Dusun Dukuh Kluwih, Desa Wisnu, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang, Selasa (29/9/2026).
Rencana penutupan akses jalan sepanjang sekitar 50 meter tersebut sempat menjadi perhatian karena jalur itu selama ini dimanfaatkan warga sebagai akses penghubung menuju wilayah Kecamatan Randudongkal maupun sebaliknya.
Mendapat informasi terkait rencana tersebut, jajaran Pemerintah Kecamatan Watukumpul bersama Polsek Watukumpul langsung mendatangi lokasi. Pertemuan dengan pemilik lahan, Ratno, dilakukan melalui pendekatan persuasif dan mediasi guna mencari solusi yang tidak merugikan kepentingan masyarakat.
Diketahui, lahan yang saat ini digunakan sebagai jalan darurat tersebut merupakan tanah milik Ratno. Kepemilikan lahan disebut dibuktikan dengan Sertifikat Hak Milik (SHM).
Dalam mediasi tersebut, pemerintah kecamatan dan kepolisian meminta agar rencana penutupan akses untuk sementara ditangguhkan dengan mempertimbangkan kebutuhan mobilitas warga yang selama ini menggunakan jalur tersebut.
“Pihak kepolisian dan pemerintah kecamatan bergerak sigap mendatangi lokasi untuk menemui pemilik tanah secara langsung. Kami melakukan pendekatan dan memohon agar jalan darurat ini tidak ditutup terlebih dahulu demi kepentingan serta mobilitas warga masyarakat umum,” ujar perwakilan Pemerintah Kecamatan Watukumpul, Mas Ageng, saat berada di lokasi.
Rencana Penutupan Ditangguhkan
Proses mediasi berlangsung dengan lancar. Setelah dilakukan komunikasi antara pihak pemilik lahan, pemerintah kecamatan, dan kepolisian, rencana penutupan jalan darurat tersebut akhirnya ditangguhkan.
Keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan kondisi di lapangan serta kebutuhan warga terhadap akses jalan yang selama ini digunakan untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Jalur tersebut dinilai memiliki peran penting bagi masyarakat, terutama warga yang melakukan perjalanan dari Watukumpul menuju Randudongkal dan sebaliknya.
Pemerintah Kecamatan Watukumpul dan Polsek Watukumpul juga mengedepankan penyelesaian secara persuasif agar persoalan akses jalan tidak berkembang menjadi konflik di tengah masyarakat.
Hingga Selasa siang, situasi di lokasi dilaporkan kondusif. Aktivitas masyarakat dan lalu lintas kendaraan masih berjalan seperti biasa.
Dengan ditundanya rencana penutupan tersebut, akses jalan darurat untuk sementara masih dapat digunakan masyarakat sembari menunggu penyelesaian lebih lanjut antara pihak-pihak yang berkepentingan.
Penji Pribana
