SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Aksi solidaritas pascakebakaran yang menghanguskan rumah milik Atih Atikah (70) di Kelurahan Sukakarya, Sabtu (28/2/2026), terus mengalir.
Lurah Sukakarya Kecamatan Warudoyong, Lina Yuliana Supriatin, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun kembali rumah korban agar segera layak dihuni.
Dia menegaskan, dalam waktu dekat pihak kelurahan bersama jajaran, relawan, serta berbagai komunitas akan bergotong royong memperbaiki rumah yang porak-poranda akibat amukan api tersebut.
“Alhamdulillah, bantuan terus berdatangan, termasuk dari para dermawan yang ikut merasakan duka korban. Ini bukti kepedulian masyarakat Sukakarya sangat luar biasa,” ujar Lina, Minggu (1/3/2026).
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Sukabumi yang telah bergerak cepat dengan mengutus OPD terkait untuk melakukan asesmen serta menyalurkan bantuan awal bagi korban.
Dukungan konkret datang dari PT Nura Travel. Perwakilannya, Agus, menyatakan pihaknya siap membantu pembangunan bagian atap rumah yang menjadi kebutuhan mendesak saat ini.
“Kami akan fokus memperbaiki bagian atap sesuai permintaan Ibu Lurah. Alhamdulillah, pimpinan sudah menyetujui,” katanya.
Sementara itu, perwakilan Komunitas Siaga Bencana Persatuan Islam (Persis), Rudi Harlan, mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai unsur, termasuk BPBD Kota dan Kabupaten Sukabumi, untuk mempercepat proses perbaikan.
“Saat ini kami masih melakukan asesmen kebutuhan. Kami ingin memastikan bantuan tepat sasaran dan pengerjaan bisa segera dimulai,” ucap Rudi.
Ia menambahkan, komunitasnya siap mengambil peran sesuai kebutuhan di lapangan. Pengalaman membangun rumah korban bencana di wilayah Kabupaten Sukabumi tahun lalu menjadi bekal untuk bergerak lebih cepat.
Hal senada disampaikan Ketua Yayasan Yatim Piatu Dhuafa Zakaria yang menegaskan komitmennya membantu pembangunan rumah warga kurang mampu.
“Kami terbiasa membantu pembangunan rumah yatim dan dhuafa. InsyaAllah kami akan turut berkontribusi. Tidak banyak janji, yang penting bergerak,” ujarnya.
Aksi gotong royong ini menjadi potret kuatnya solidaritas sosial di tengah musibah. Harapannya, rumah Atih Atikah dapat segera berdiri kembali dan menjadi tempat berteduh yang aman serta nyaman. (Usep)