Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Upaya mendukung program swasembada pangan nasional terus dilakukan jajaran Polres Hulu Sungai Utara (HSU). Personel Polsek Amuntai Tengah melaksanakan monitoring perkembangan lahan jagung di wilayah hukumnya, Sabtu (11/7/2026), guna memantau kondisi tanaman serta memastikan perkembangan sektor pertanian di tengah tantangan cuaca.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WITA tersebut berlangsung di kawasan Desa Muara Tapus, Pondok Pesantren Darussalam, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Monitoring dipimpin oleh personel piket Polsek Amuntai Tengah yang terdiri dari Aipda Dwi Hartono, Aipda Iwan Krisnawan, Aipda M. Rifqy Maulidin, Brigpol Hendra, S.S.T. Ars., dan Bripda Ahmad Muzakkir.
Dalam pelaksanaannya, petugas menggunakan satu unit kendaraan patroli roda empat serta perangkat komunikasi untuk mendukung kegiatan pemantauan di lapangan.
Monitoring dilakukan sebagai bagian dari dukungan Polri terhadap program swasembada jagung. Selain mengawasi perkembangan lahan pertanian, kegiatan ini juga bertujuan memperoleh data terkini yang akan menjadi bahan laporan kepada pimpinan sekaligus dasar dalam menentukan langkah-langkah penanganan ke depan.
Hasil pemantauan menunjukkan sebagian besar lahan jagung milik petani di wilayah Amuntai Tengah masih tergenang air. Kondisi tersebut diperkirakan akan berdampak pada tertundanya proses penanaman jagung dalam beberapa bulan ke depan apabila genangan belum surut.
Meski demikian, Polsek Amuntai Tengah menegaskan akan terus memonitor perkembangan kondisi lahan beserta debit air yang menggenangi area pertanian. Hasil pemantauan tersebut nantinya akan menjadi bahan rekomendasi dalam mendukung upaya keberhasilan program ketahanan pangan dan swasembada jagung di Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif, sebagai wujud sinergi Polri dalam mendukung sektor pertanian serta menjaga keberlangsungan program ketahanan pangan di daerah.
(Agus)