Bidik-kasusnews.com
JAKARTA – menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau. Dalam operasi tersebut, tim penyidik mengamankan sejumlah pihak yang diduga terkait dengan perkara suap jabatan.
Juru Bicara KPK, , membenarkan adanya kegiatan penyelidikan tertutup yang dilakukan di wilayah Kuansing. Informasi tersebut disampaikan kepada Bidik-Kasusnews melalui pesan WhatsApp pada Selasa (30/6/2026).
“Benar, KPK melakukan kegiatan penyelidikan tertutup di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi, Riau,” ujar Budi Prasetyo.
Dalam operasi tersebut, tim KPK mengamankan total 10 orang dari wilayah Kuansing dan Jakarta. Dari jumlah tersebut, lima orang telah dibawa ke Gedung KPK Merah Putih untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Lima orang yang diperiksa terdiri dari tiga pihak swasta, satu aparatur sipil negara (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, serta satu orang yang disebut sebagai keluarga dari pihak pengadilan negeri.
Selain mengamankan sejumlah pihak, KPK juga menyita sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan perkara. Barang bukti tersebut antara lain berupa bukti-bukti elektronik transaksi keuangan serta satu unit kendaraan roda empat yang diduga digunakan sebagai instrumen dalam praktik suap.
Berdasarkan informasi awal, operasi tangkap tangan tersebut diduga berkaitan dengan tindak pidana korupsi berupa suap jabatan. Namun demikian, KPK masih terus melakukan pendalaman terhadap perkara dan peran masing-masing pihak yang diamankan.
KPK juga mengimbau pihak-pihak yang diduga terkait dalam perkara tersebut untuk bersikap kooperatif. Dalam keterangannya, lembaga antirasuah itu meminta Bupati dan Sekretaris Daerah Kabupaten Kuantan Singingi agar segera menyerahkan diri guna mempermudah proses hukum yang sedang berjalan.
Hingga berita ini diturunkan, pemeriksaan terhadap para pihak yang diamankan masih berlangsung di Gedung KPK Merah Putih, Jakarta. KPK berjanji akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut setelah proses pemeriksaan dan gelar perkara selesai dilakukan.(Wely)