SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Gerakan Anti Narkoba (GAN) Kota Sukabumi terus menggencarkan kampanye pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda.
Melalui kegiatan sosialisasi di Jamiatul Muta’alimin, Nagrak Taman Bahagia, GAN mengajak masyarakat memperkuat kesadaran akan bahaya narkoba serta pentingnya peran pendidikan dalam melindungi anak-anak dari pengaruh negatif.
Ketua GAN Kota Sukabumi, Rahmat, menegaskan perlunya langkah sistematis agar edukasi bahaya narkoba menjadi bagian dari kurikulum dan program resmi pemerintah.

“Sudah saatnya pemerintah daerah menjadikan edukasi bahaya narkoba sebagai program wajib. Jangan hanya seremonial, tapi harus ada sistem pencegahan berkelanjutan,” ujarnya, Rabu (22/10/2025).
Rahmat juga menyoroti lemahnya kontrol sosial dan keluarga terhadap anak-anak. Ia menilai, pesantren memiliki peran strategis dalam membentengi generasi muda melalui pendidikan moral dan karakter.
“Momentum Hari Santri ini mengingatkan bahwa pesantren adalah ruang terbaik untuk menanamkan nilai kebaikan dan kedisiplinan. Orang tua jangan ragu memilih pesantren sebagai tempat pendidikan anak,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapat penjelasan tentang jenis narkoba yang sering disalahgunakan, dampaknya terhadap kesehatan, serta sanksi hukum bagi pelaku.
Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan dan diskusi tentang langkah pencegahan di lingkungan masing-masing.
Rahmat berharap kegiatan seperti ini menjadi pemicu kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga pendidikan dalam menekan penyebaran narkoba di kalangan pelajar dan mahasiswa.
“Mencegah lebih baik daripada menyesal. Melindungi anak-anak berarti menyelamatkan masa depan bangsa,” pungkasnya.