Jadi Kurir Sabu Demi Pakai Gratis, Pegawai PPPK di Kuningan Diciduk

Kuningan – Bidik-kasusnews.com                        Satuan Reserse Narkoba Polres Kuningan meringkus seorang pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu berinisial FR (26). Pegawai di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Kuningan tersebut diduga terlibat jaringan peredaran sabu-sabu sebagai kurir demi mendapatkan pasokan narkoba secara cuma-cuma.

Penangkapan warga Purawinangun ini dikonfirmasi oleh Kasat Narkoba AKP Arif Zaenal Abidin melalui Kanit Narkoba Ipda Heru Pramu Apriliyanto. FR ditangkap bersama lima rekan lainnya dengan total barang bukti sabu seberat 10,12 gram.

“Kita amankan dia itu adanya jaringan. Jadi kita amankan bersama-sama itu, yang enam orang itu. Nah kalau untuk pegawai P3K kan kita atas dasarnya dari Disdik ya kemarin itu. Iya, betul (dari Dinas Pendidikan), belum menikah usia 26 tahun,” tutur Heru, Rabu (30/9/2026).

Ipda Heru menjelaskan bahwa FR berperan mengantarkan pesanan kepada pengguna. Motif utamanya adalah agar pelaku bisa mengonsumsi sabu tanpa harus mengeluarkan biaya alias gratis.

“Nah si F diduga yang sering nganterin pesanannya. Jadi perannya tuh kurir, iya. Seperti yang pertama pemakai, yang keduanya kurir, gitu aja. Ya motifnya berarti dia pengin pakai gratis, jadi dia melakukan itu,” tutur Heru.

Atas perbuatannya, FR terancam hukuman maksimal penjara seumur hidup. Polisi menjeratnya dengan Pasal 114 juncto Pasal 132 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Berarti saya pasang pasal itu 114 juncto 132-nya. Karena barang buktinya itu kan kepemilikannya orang lain, nah jadi kita pakai pasal 132-nya,” tutur Heru.

Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kuningan, Beni Prihayatno, membenarkan status kepegawaian FR sebagai tenaga PPPK paruh waktu di Dinas Pendidikan. Namun, pihaknya belum bisa mengambil tindakan administratif karena masih menunggu laporan resmi.

“Baru tau dan belum ada laporan dari kepolisiannya dan dari dinas terkaitnya. Kalau ada laporan pasti diproses kepegawaiannya,” kata Beni saat dikonfirmasi.

Disdik Buka Suara

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan memberikan respons resmi terkait penangkapan salah satu pegawainya oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Kuningan akibat kasus penyalahgunaan sabu.

Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Disdikbud Kuningan, Arif Yudianto, mengonfirmasi bahwa pelaku berinisial FR merupakan pegawai P3K Paruh Waktu yang bertugas di Koordinator Wilayah (Korwil) Kecamatan Kuningan. Berdasarkan informasi yang diterima, penangkapan FR telah dilakukan pihak kepolisian sejak dua bulan lalu.

“FR selama ini tercatat sebagai pegawai P3K di korwil Kuningan dinas pendidikan dan kebudayaan, kejadian penangkapan tersebut saya dengar terjadi kurang lebih 2 bulan yang lalu kalau nggak salah di bulan agustus dan sudah berstatus tersangka (dari rilis laporan polisi),” tutur Arif, Rabu (30/9/2026).

Arif mengungkapkan keprihatinan mendalam atas kasus ini. Meski FR bukan merupakan tenaga pendidik melainkan staf administrasi, tindakan tersebut dinilai telah mencoreng citra institusi pendidikan di Kabupaten Kuningan.

“Secara kelembagaan kami turut prihatin atas kejadian tersebut sebagai warga pendidikan juga kurang elok dan sedikit menodai dunia pendidikan walaupun sebenarnya yang bersangkutan juga bukan berstatus tenaga pendidik dan hanya tenaga administrasi kantor di kordinator wilayah kecamatan kuningan,” kata Arif menambahkan.

Mengenai kelanjutan status kepegawaian FR, Disdikbud Kuningan saat ini tengah menjalin komunikasi intensif dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) serta pihak kepolisian.

“Secara preventif kami juga sedang berkoordinasi dan konsultasi dengan BKSDM mengenai status kepegawaiannya karena terikat sebagai pegawai P3K itu dan secara kejadian perkara tersebut biarlah menjadi ranah aparat kepolisian,” jelasnya.

Sebagai langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang, Disdikbud berencana memperketat pengawasan melalui perluasan pelaksanaan tes urin. Agenda rutin yang bekerja sama dengan BNN Kabupaten Kuningan tersebut nantinya tidak hanya menyasar pegawai di kantor dinas, tetapi juga akan menjangkau hingga ke tingkat kecamatan.

“Sebagai pembina kepegawaian di lingkungan dinas pendidikan. Saya berharap kedepan tidak terjadi lagi perilaku yang tidak baik dan menyimpang apa lagi dilingkungan keluarga besar pendidikan. Sebagai bentuk pencegahan sebenarnya pada pegawai kami secara periodik bekerja sama dengan BNN kabupaten baik itu inisiatif kita atau dari BNN selalu ada giat tes Urin pada pegawai cuman belum sampai menyasar ke pegawai kita di wilayah kecamatan kedepannya mungkin akan kita giatkan sampai ke wilayah binaan disdikbud,” pungkas Arif.

(Asep Rusliman)

Follow Us On

Trending Now​

Jadi Kurir Sabu Demi Pakai Gratis, Pegawai PPPK di Kuningan Diciduk

Kuningan – Bidik-kasusnews.com                        Satuan Reserse Narkoba Polres Kuningan...

Akses Jalan Mareleng-Cikadal Mulus, Kades Cibenda: Harapan yang Jadi Kenyataan

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Perbaikan ruas Jalan Mareleng–Cikadal yang melintasi Desa...

Kemarau Panjang Melanda Lampung, Babinsa Kodim 0410/KBL Salurkan Bantuan Air Bersih ke Warga Srengsem

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com          Musim kemarau yang berlangsung di sejumlah wilayah...

PAC Squad Nusantara Bangsri Gelar Rutinan di Basecamp

JATENG:Bidik-kasusnews.com JEPARA — PAC Squad Nusantara Kecamatan Bangsri menggelar kegiatan rutinan...

Honda Brio Warga Jakarta Diduga Dibawa Kabur, Kasus Penipuan dan Penggelapan Terjadi di Pemalang

PEMALANG – BIDIK-KASUSNEWS.COM          Seorang warga asal Jakarta bernama Faris diduga...

Puting Beliung Terjang Cicurug, Sekolah dan Rumah Warga Rusak, Tiang PLN Bertumbangan

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Hujan deras yang disertai angin kencang dan puting beliung...

Recent Post​

Jadi Kurir Sabu Demi Pakai Gratis, Pegawai PPPK di Kuningan Diciduk

Kuningan – Bidik-kasusnews.com                        Satuan Reserse Narkoba Polres Kuningan meringkus seorang pegawai Pemerintah dengan...

Akses Jalan Mareleng-Cikadal Mulus, Kades Cibenda: Harapan yang Jadi Kenyataan

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Perbaikan ruas Jalan Mareleng–Cikadal yang melintasi Desa Cibenda, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, mendapat...

Kemarau Panjang Melanda Lampung, Babinsa Kodim 0410/KBL Salurkan Bantuan Air Bersih ke Warga Srengsem

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com          Musim kemarau yang berlangsung di sejumlah wilayah Lampung mulai berdampak terhadap akses air bersih...

PAC Squad Nusantara Bangsri Gelar Rutinan di Basecamp

JATENG:Bidik-kasusnews.com JEPARA — PAC Squad Nusantara Kecamatan Bangsri menggelar kegiatan rutinan di basecamp, Rabu (30/9/2026) malam. Kegiatan...

Honda Brio Warga Jakarta Diduga Dibawa Kabur, Kasus Penipuan dan Penggelapan Terjadi di Pemalang

PEMALANG – BIDIK-KASUSNEWS.COM          Seorang warga asal Jakarta bernama Faris diduga menjadi korban penipuan dan penggelapan kendaraan di...

Puting Beliung Terjang Cicurug, Sekolah dan Rumah Warga Rusak, Tiang PLN Bertumbangan

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Hujan deras yang disertai angin kencang dan puting beliung menerjang sejumlah wilayah di Kecamatan Cicurug...

Tim Mabes Polri Turun Gunung Cek Pengamanan ASEAN Cup 2026 di Jalak Harupat

BANDUNG – Bidik-kasusnews.com                        Tim dari Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) meninjau langsung...

Jaga Komunikasi dengan Keluarga, Wartelsuspas Layani Kebutuhan Komunikasi Warga Binaan

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Rabu, 30 September 2026 – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara melalui layanan Wartelsuspas memberikan...

Uji Hasil Pembelajaran, Warga Binaan Rutan Jepara Ikuti Ujian Pendidikan Kesetaraan

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Rabu, 30 September 2026 – Warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara mengikuti ujian pendidikan...