JATENG:Bidik-kasusnews.com
Jepara – Kejaksaan Negeri (Kejari) Jepara menghadiri kegiatan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berlokasi di Desa Muryolobo, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara, pada Senin (29/12/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Kepala Kejaksaan Negeri Jepara, Agung Bagus Kade Kusimantara, S.H., M.H., menyampaikan bahwa Program MBG merupakan program yang sangat pro rakyat. Menurutnya, program ini dibangun dari bawah dengan fokus utama pada peningkatan gizi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.
“Program Makan Bergizi Gratis memang sangat pro rakyat, di mana Bapak Presiden membangun dari bawah dengan menumbuhkan gizi anak-anak yang menjadi harapan bangsa agar mampu membangun Indonesia ke depan yang lebih baik,” ungkap Kajari Jepara kepada Bidik-kasusnews 29/12/2025.
Lebih lanjut, Kajari menjelaskan bahwa Kejaksaan Negeri Jepara turut mendukung program tersebut melalui fungsi pengawasan dan kontrol terhadap keberadaan serta operasional SPPG. Kejaksaan memastikan mengetahui lokasi SPPG, jumlah sekolah penerima manfaat, serta mekanisme pendistribusian makanan bergizi agar program berjalan tepat sasaran dan padat gizi.

“Dukungan kami dilakukan dengan cara melakukan kontrol terhadap SPPG, minimal kami mengetahui lokasinya serta berapa sekolah yang disalurkan atau menerima pendistribusian makanan, sehingga program benar-benar tepat sasaran dan bernilai gizi,” jelasnya.
Terkait implementasi di Kabupaten Jepara, Kajari mengakui adanya tantangan geografis karena wilayah Jepara memiliki kondisi gunung dan laut. Namun demikian, pihaknya menyambut baik langkah Polres Jepara yang berencana membangun sebanyak 438 SPPG untuk menunjang pelaksanaan Program MBG secara maksimal.
“Kabupaten Jepara secara geografis memiliki tantangan tersendiri, namun kami menyambut baik langkah Polres Jepara yang membangun 438 SPPG. Hal ini akan sangat membantu kelancaran pelaksanaan Program MBG,” tambahnya.
Dalam upaya memastikan program berjalan tepat guna dan tepat sasaran, Kajari menegaskan pentingnya pembangunan SPPG yang dekat dengan lokasi sekolah serta pengawasan ketat terhadap kualitas gizi makanan. Hal ini dilakukan untuk mencegah terulangnya kasus-kasus yang pernah terjadi di beberapa daerah lain di Indonesia.
“Intinya, semakin banyak SPPG yang dibangun, maka pelaksanaan program akan semakin merata dan dapat berjalan sesuai dengan Asta Cita Prabowo–Gibran,” tegasnya.
Di akhir pernyataannya, Kajari Jepara berharap Program Makan Bergizi Gratis dapat terlaksana secara merata di seluruh wilayah Kabupaten Jepara. Ia juga mendorong pemerintah daerah agar terus mendukung dan menambah pembangunan SPPG di wilayah-wilayah yang belum terjangkau.
“Kami akan terus mendorong pemerintah daerah dan mendukung pelaksanaan MBG agar terlaksana secara merata sesuai sasaran di Kabupaten Jepara. Harapannya, ke depan ada tambahan SPPG di daerah-daerah yang belum terjangkau,” pungkas Kajari Jepara.
(Wely-jateng)