Majalengka,-Bidik-kasusnews.com,.Guna memastikan jaminan kebebasan berpendapat di muka umum berjalan secara aman, tertib, dan demokratis, Kepolisian Resor (Polres) Majalengka Polda Jabar melaksanakan pengamanan melekat (security monitoring). Langkah humanis yang dikemas dalam pergelaran pelayanan prima kepolisian ini difokuskan untuk mengawal jalannya aksi penyampaian aspirasi masyarakat agar tetap kondusif dan tidak mengganggu aktivitas publik lainnya, Kamis (02/07/2026).
Dalam pelaksanaannya di lapangan, pergelaran pengamanan ini dipusatkan langsung di kawasan Alun-alun Kabupaten Majalengka. Polres Majalengka menerjunkan sebanyak 80 personel pengamanan yang dipimpin langsung oleh Kabag Ops Kompol Mangapul Simangunsong, S.H., M.H. Pengamanan presisi ini disiagakan untuk mengawal Aksi Damai dari Aliansi Masyarakat Majalengka Peduli Anak Bangsa (AMMPASA).
Rangkaian kegiatan aksi damai tersebut dimulai di mana massa aksi yang berjumlah kurang lebih 150 orang terlebih dahulu berkumpul di titik awal, yaitu Taman Nyi Rambut Kasih, Kelurahan Majalengka Kulon. Dipimpin langsung oleh penanggung jawab aksi, Mukhamad Faizal Rizki alias Kiki Aston, beserta para koordinator lapangan, massa bergerak melakukan long march menuju Alun-alun Kabupaten Majalengka dengan membawa alat peraga berupa spanduk, banner, poster, dan alat pengeras suara.
Setibanya di Alun-alun Kabupaten Majalengka massa AMMPASA langsung menggelar orasi damai, membagikan selebaran, serta membacakan pernyataan sikap. Adapun esensi dari tuntutan aksi tersebut adalah menyuarakan dukungan penuh terhadap keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan salah satu program prioritas pemerintah pusat, namun disertai catatan evaluasi yang ketat terkait tata kelola pelaksanaannya di tingkat daerah.
Dalam pernyataan sikapnya, AMMPASA menegaskan bahwa evaluasi konstruktif sangat penting untuk meningkatkan kualitas program di lapangan, bukan sekadar indikasi adanya masalah hukum. Mereka juga menekankan bahwa pengawasan dari aparat penegak hukum (APH) serta instansi terkait sangat dibutuhkan untuk memperkuat kelancaran program MBG. Melalui perbaikan tata kelola ini, diharapkan program nasional tersebut dapat terus membaik dan membawa manfaat maksimal bagi anak-anak di Majalengka demi mewujudkan komitmen “Gizi Berkualitas, Generasi Berprestasi”.
(Asep Rusliman)