SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Ketelitian dan kewaspadaan dalam menjalankan tugas mengantarkan dua petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sukabumi menerima penghargaan dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Barat.
Keduanya berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu dengan total berat bruto 12,83 gram pada 28 September 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono, AMd.IP., S.H., M.H., dalam apel pagi pegawai di Lapangan Apel Lapas Sukabumi, Rabu (14/10/2026).
Penyerahan itu merupakan tindak lanjut atas apresiasi yang diberikan Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Jawa Barat, Yudi Suseno, Bc.I.P., S.Pd., M.Si., terhadap keberhasilan kedua petugas.
Pemberian penghargaan tersebut didasarkan pada Keputusan Nomor WP.11–4 SA.05.03 Tahun 2026 tentang Pemberian Penghargaan kepada Pegawai atas Keberhasilan Menggagalkan Upaya Penyelundupan Narkotika di Lapas Kelas IIB Sukabumi.

Dua pegawai yang menerima penghargaan yakni Siti Mardiah, Pengolah Data dan Informasi, serta Rizki M Iqbal Dyaz, Petugas Pengamanan Pemasyarakatan.
Keduanya dinilai mampu menunjukkan integritas, tanggung jawab, serta ketelitian dalam mengantisipasi masuknya barang terlarang ke lingkungan lapas.
Siti Mardiah berhasil menggagalkan upaya penyelundupan sabu seberat bruto 3,09 gram ketika melakukan pemeriksaan badan terhadap seorang pengunjung.
Sementara itu, Rizki M Iqbal Dyaz menemukan sabu seberat bruto 9,74 gram yang dikemas dalam tiga paket dan disembunyikan di dalam celana yang dititipkan melalui layanan penitipan barang dan makanan oleh keluarga warga binaan.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti pentingnya pemeriksaan yang cermat terhadap setiap orang maupun barang yang masuk ke lingkungan pemasyarakatan.
Kewaspadaan petugas menjadi salah satu unsur penting dalam mencegah peredaran narkotika sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lapas.
Dalam amanatnya, Budi Hardiono menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada kedua pegawai yang telah menjalankan tugas dengan baik.
Menurutnya, penghargaan dari Kantor Wilayah Ditjenpas Jawa Barat bukan hanya bentuk pengakuan atas keberhasilan individu, melainkan juga motivasi bagi seluruh pegawai untuk terus meningkatkan profesionalisme.
“Keberhasilan ini harus menjadi contoh bagi kita semua. Jangan pernah melewatkan barang terlarang yang terlihat di hadapan kita. Tetap tingkatkan kewaspadaan dan laksanakan tugas secara profesional sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku,” tegas Budi.
Ia juga mengungkapkan bahwa keberhasilan penggagalan penyelundupan narkotika tersebut mendapat perhatian dari pimpinan di tingkat pusat maupun wilayah.
Direktorat Teknologi dan Kerja Sama Ditjenpas telah melakukan pengecekan langsung terkait temuan tersebut sebagai bagian dari pemantauan pelaksanaan tugas pengamanan di Lapas Sukabumi.
Budi menegaskan, keberhasilan mengungkap upaya penyelundupan tidak boleh membuat jajaran petugas lengah. Sebaliknya, kejadian tersebut harus menjadi pengingat untuk memperkuat pengawasan, meningkatkan ketelitian pemeriksaan, serta memastikan setiap prosedur pengamanan dilaksanakan secara konsisten.
Melalui pemberian penghargaan ini, Lapas Kelas IIB Sukabumi menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya kerja yang berintegritas, disiplin, dan profesional.
Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari penguatan pengawasan guna mencegah masuknya narkotika dan barang terlarang lainnya, sehingga keamanan serta ketertiban di lingkungan pemasyarakatan tetap terjaga. (Usep)