JEMBER, BIDIK-KASUSNEWS.COM – Euforia malam pergantian tahun yang identik dengan pesta, sorak sorai, dan gemerlap kembang api tak sepenuhnya terasa di Kota Jember, Jawa Timur, Selasa malam (31/12/2025). Cuaca kurang bersahabat menjadi faktor utama tersendatnya kemeriahan menyambut Tahun Baru 2026.
Sejak sore hari, langit Jember diselimuti mendung tebal. Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang turun secara merata hingga malam hari, membuat sebagian warga mengurungkan niat merayakan malam tahun baru di ruang terbuka.
Tradisi perayaan yang biasanya terpusat di sejumlah titik keramaian, seperti Alun-alun Kota Jember, tampak tidak seramai tahun-tahun sebelumnya. Lapangan terbuka yang kerap dipadati warga untuk menunggu detik-detik pergantian tahun terlihat lengang akibat hujan yang tak kunjung reda.
Kondisi tersebut membuat euforia perayaan beralih ke tempat-tempat tertutup. Sejumlah warga memilih menghabiskan malam tahun baru di kafe, restoran, dan tempat hiburan, sementara sebagian lainnya merayakan secara sederhana di lingkungan tempat tinggal masing-masing.
Di beberapa kawasan perumahan dan perkampungan, warga tampak berkumpul dalam kelompok kecil. Mereka menikmati suasana malam pergantian tahun dengan cara sederhana, seperti mendengarkan musik, berbincang santai, hingga bakar ikan bersama keluarga dan tetangga.
Berdasarkan rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah Jember, hujan ringan diprakirakan masih akan berlangsung hingga sekitar pukul 23.00 WIB pada malam pergantian tahun.
Meski euforia tidak semeriah biasanya, suasana malam tahun baru di Jember tetap berlangsung aman dan kondusif. Warga pun diimbau untuk tetap waspada terhadap kondisi cuaca serta menjaga keselamatan saat beraktivitas di luar rumah.
(Bambang H)